Di babak pertama Timnas Indonesia U-16 bermain agresif dalam meladeni serangan China U-16. Permainan saling menyerang itu membuat pemain belakang kedua tim sibuk mengamankan pertahanan agar gawang masing-masing tidak dibobol lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marselino Ferdinan bermain ngotot di laga Indonesia vs China. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Jelang akhir babak kedua, berkali-kali pemain belakang dan tengah Timnas indonesia U-16 salah dalam memberikan umpan. Saat coba membangun serangan, anak asuh Bima Sakti juga kerap terburu-buru sehingga mudah dipatahkan China U-16.
Hal itu membuat China U-16 dengan mudah mendapatkan peluang demi peluang untuk bisa membobol gawang Putra Kaicen. Namun, tim dari Negeri Tirai Bambu itu juga bermasalah dalam penyelesaian akhir.
Timnas Indonesia U-16 masih berpeluang lolos ke putaran final Piala Asia U-2020 lewat jalur runner up terbaik. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
[Gambas:Video CNN]
Pada menit ke-87, peluang terbaik dimiliki Timnas Indonesia U-16. Aksi individu Mochamad Faizal diakhiri dengan tendangan mendatar menggunakan kaki kiri yang masih bisa digagalkan Li Hao. Setelah itu, kedua tim silih berganti menyerang tetapi tidak ada satu pun gol yang tercipta.
Susunan pemain
Timnas Indonesia U-16 (4-3-3): 23-Made Putra Kaicen; 3-Aditya Rangga, 13-Marcell Januar, 15-Dimas Juliono, 14-Alexandro Felix; 8-Resa Aditya, 18-Aditya Daffa, 10-Marselino Ferdinan; 7-Mochamad Faizal, 19-Athallah Araihan, 11-Ruy Arianto.
Timnas China U-16 (4-3-3): 1-Li Hao; 2-Li Suda, 5-Zhang Yixuan, 3-Ailikuti Aishajiang, 4-Xiang Rongjun; 6-Zhang Wenxuan, 12-Xu Bin, 10-He Xiaoke; 11-Li Ruichen, 19-Maiwulang Mijiti, 20-Fan Chao. (jal/har)
Marselino Ferdinan bermain ngotot di laga Indonesia vs China. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Timnas Indonesia U-16 masih berpeluang lolos ke putaran final Piala Asia U-2020 lewat jalur runner up terbaik. (CNN Indonesia/Andry Novelino)