Fajar/Rian yang merupakan unggulan keenam di turnamen tersebut menang dua gim langsung atas Kamura/Sonoda sebagai unggulan keempat, 21-16, 21-17.
Lihat juga:Fajar/Rian Juara Korea Open 2019 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rian mengungkapkan rahasia keduanya mengalahkan Kamura/Sonoda. Menurut Rian, kemenangan di China Open memberikan pengalaman bagi keduanya bisa kembali menundukkan Kamura/Sonoda. Di China Open, Fajar/Rian menang 23-21, 22-20 atas Kamura/Sonoda di perempat final.
Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dua kali beruntun kalah dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers) |
[Gambas:Video CNN]
Rian berharap, ia dan Fajar tidak cepat puas dengan prestasi di Korea Open. Menurut Rian, masih banyak turnamen yang harus diikuti, sehingga perlu kembali fokus ke kejuaraan berikutnya.
"Setelah pertandingan ini selesai, kami bukan juara lagi, harus berusaha lagi, latihan lagi. Tadi juga kami sebenarnya enggak menyangka bisa menang straight game, karena mereka bukanlah lawan yang mudah," tutur Rian.
"Alhamdulillah bersyukur bisa menang hari ini di sini. Semoga kedepannya kami bisa konsisten," kata Fajar.
"Khususnya [Rian] Ardianto, kali ini dia main lebih cepat dan kuat dibanding sebelumnya," ucap Sonoda. (sry)
Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dua kali beruntun kalah dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)