Bukan hanya di Buriram, banyak orang dari kota-kota di provinsi lain bahkan dari Bangkok rela jauh-jauh datang ke Thunder Castle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran jika klub itu bukan hanya menjadi identitas superior sepak bola orang-orang Buriram, melainkan simbol kebanggaan Negeri Siam.
Turis mendatangi markas Buriram United. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain) |
Mereka meminjam lambang kuil Hindu Phanom Rung yang merupakan sisa-sisa kejayaan dari Kekaisaran Khmer. Phanom Rung sendiri terletak di Distrik Isan, Provinsi Buriram bagian selatan.
Letaknya dekat dengan perbatasan Kamboja. Wilayah Isan sendiri dulunya masih bagian dari Kekaisaran Khmer, kemudian menjadi bagian dari Kerajaan Thailand usai keruntuhan kekaisaran tersebut.
Bentuk kuil itu sepintas mirip dengan arsitektur candi Prambanan.
Bagi orang-orang Buriram yang mayoritas keturunan Khmer, Phanom Rung bagian dari identitas kejayaan mereka. Tak pelak jika Buriram United mengambil lambang stupa kuil tersebut.
Apalagi, pemiliknya yang merupakan orang paling berpengaruh di Buriram, Newin Chidchob, merupakan keturunan asli Khmer. Identitas etnis ini pula yang melekat pada Buriram United.
Tribun Chang Arena. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain) |
Klub itu kemudian dibeli Newin yang merupakan politikus sekaligus pengusaha bir Chang pada 2011. Klub itu berganti nama menjadi Buriram United.
Masih sangat muda untuk ukuran klub sepak bola, namun sudah setara dan layak disebut sebagai salah satu klub level Asia.
Di Era Newin ini pula investasi skala raksasa dilakukan. Dia mendirikan Chang Arena pada 2011 kemudian dipermegah pada 2013 dengan menelan biaya sekitar US$12 juta hingga US$17 juta.
Lapangan Chang United dirawat secara berkala. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain) |
Rumput yang melapisi lapangan itu juga terbilang mewah yakni berjenis bermuda hybdrid, salah satu yang terbaik dan termahal di dunia. Dedaunannya amat tipis dan halus, namun rapat dengan akar yang menancap kuat. Rumput jenis itu membutuhkan perawatan ekstra intensif. Buriram United mengklaim jadi satu-satunya klub di Thailand yang menggunakan rumput bermuda hybrid.
Bukan hanya saat pertandingan, Tur Stadion juga termasuk menjadi daya tarik klub tersebut. Setiap pengunjung diajak berkeliling mulai dari pinggir lapangan, bench pemain, ruang ganti pemain, dan Buriram Store yang menjual pernak-pernik serta jersey klub itu. Pengunjung juga bisa mendapat kesempatan berfoto dengan layar hijau yang akan diedit dengan latar belakang seolah berada di lapangan.
Di ruang utama stadion setelah pintu masuk, berjajar koleksi trofi Thunder Castle. Rasanya tak berlebihan jika suasananya sudah mirip menyambangi stadion klub-klub besar Eropa.
[Gambas:Video CNN]
Tarif untuk sekali Tur Stadion bervariasi tergantung usia dan tempat-tempatnya. Tur VIP untuk orang dewasa sekitar 125 Baht atau setara (Rp58 ribu). Tur VIP untuk anak-anak sebesar 75 Baht (Rp35 ribu).
Di kelas ekonomi, tur untuk orang dewasa dikenakan bayaran 100 Baht (Rp46 ribu) dan untuk anak-anak 50 Baht (Rp23 ribu).
The Thunder Castle, markas Buriram United. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain) |
"Bagaimana Anda merasakan berada di sini? Luar biasa, bukan? Saya termasuk salah satu fan di sini."
"Saya orang Bangkok, tempat Bangkok FC berada, salah satu rival besar Buriram United. Tapi saya lebih cinta Buriram United," kata Pong kepada CNNIndonesia.com.
Kebesaran Buriram United bukan hanya karena prestasinya yang mentereng. Mereka mampu mengelola klub sebagai bisnis yang amat menjanjikan.
Tak sampai di situ, Chang juga mendirikan hotel kelas bintang lima Amari Buriram United. Lokasinya masih di dalam kompleks Chang Arena, tepatnya di samping stadion tersebut.
Untuk memutar bisnis, klub itu menggelar event internasional dari olahraga, musik bahkan yang cukup aneh sekalipun: festival ganja!
Bisnis mereka bisa berjalan mulus juga karena kerja sama yang sangat apik dengan pemerintah lokal sampai pusat. Kehadiran Newin sebagai Baron of Buriram-demikian dia biasa disebut--cukup berpengaruh dalam kelancaran bisnis olahraga mereka.
Tak perlu jauh-jauh ke Eropa, klub-klub sepak bola di Indonesia, terutama Liga 1, bisa belajar skema komersial dari Buriram United! (bac/ptr)
Turis mendatangi markas Buriram United. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain)
Tribun Chang Arena. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain)
Lapangan Chang United dirawat secara berkala. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain)
The Thunder Castle, markas Buriram United. (CNN Indonesia/ Ahmad Bachrain)