Bek Timnas Indonesia U-16 Korban Gempa Maluku Belum Sadar

CNN Indonesia | Selasa, 08/10/2019 14:44 WIB
Bek Timnas Indonesia U-16 Korban Gempa Maluku Belum Sadar Alfin Lestaluhu menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia U-16. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu, yang menjadi korban gempa Maluku dipindah ke rumah sakit di Jakarta. Kondisinya disebut tidak sadarkan diri dan masuk ruang ICU (Intensive Care Unit).

Alfin tiba di Jakarta, Senin (7/10) dengan menggunakan pesawat didampingi sang ayah dan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Maluku, Sofyan.

"Kemarin Alfin datang ke Jakarta dan langsung dibawa ke RS Royal Progress. Kondisinya tidak sadar tapi sudah agak stabil dibanding saat pertama masuk rumah sakit di Ambon," kata Direktur Media PSSI, Gatot Widakdo, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/10).


Saat ini tim dokter di RS Royal tengah kembali melakukan observasi terhadap pemain yang turut membela Timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Untuk melengkapi pemeriksaan, ada pula rekam medis dari RST Ambon tempat Alfin dirawat sebelumnya.

Dipindah ke Jakarta, Bek Timnas Indonesia U-16 Belum SadarKualifikasi Piala Asia U-16 2020 menjadi ajang terakhir Alfin sebelum pulang ke Ambon. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Gatot memastikan seluruh biaya pengobatan Alfin selama di Jakarta akan ditanggung PSSI. Terlebih, PSSI sudah bekerja sama dengan pihak asuransi bagi para pemain Timnas Indonesia dan rumah sakit yang menampung Alfin.

[Gambas:Video CNN]
"Saat ini Alfin belum bisa dijenguk. Dokter meminta hanya satu dari pihak keluarganya, ayahnya, yang bisa menunggu Alfin," ujarnya.

Alfin dan keluarga menjadi salah satu korban yang sejak saat itu menghuni tenda pengungsian setelah gempa bermagnitudo 6,5 skala richter mengguncang Kota Ambon.

Dipindah ke Jakarta, Bek Timnas Indonesia U-16 Belum Sadar
Pelatih Timnas Indonesia U-15, Bima Sakti, mengatakan Alfin sempat mengalami muntah-muntah dan tidak mau makan selama berada di pengungsian. Hal itu membuat kondisi tubuh Alfin semakin menurun sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit di Ambon.

Setelah Alfin berada di Jakarta, Bima berencana menjenguk setelah kondisi anak asuhnya tersebut stabil.

"Sekarang masih diobservasi terus oleh pihak dokter. Ya, rencananya mau jenguk tapi belum tahu kapannya. Tunggu kondisi Alfin membaik," ucap Bima. (ttf/jun)