Poin pertama all Indonesian final diraih pasangan Marcus/Kevin. Kedua pasangan indonesia itu kemudian silih berganti meraih poin, baik karena kejelian maupun kesalahan lawan.
Lihat juga:Timnas Indonesia U-19 Kalah 1-3 dari China |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali menumbangkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam laga final turnamen badminton Super Series. (Dok. Humas PBSI) |
[Gambas:Video CNN]
Marcus/Kevin pun menutup gim pertama dengan skor 21-14 dalam laga yang berdurasi 12 menit.
Marcus/Kevin mengawali gim kedua dengan memimpin 3-0, namun Ahsan/Hendra lekas merespons dan kemudian menyamakan kedudukan.
Setelah skor 3-3, unggulan pertama turnamen Denmark Open 2019 itu kembali menorehkan keunggulan dan kembali meraih keunggulan tiga angka pada kedudukan 7-4.
Sempat memimpin 12-6 setelah interval, perolehan angka Marcus/Kevin kembali didekati pasangan juara dunia. Situasi tersebut tidak berlangsung lama, lagi-lagi kecepatan menjadi kunci bagi Marcus/Kevin untuk membukukan poin demi poin dan unggul 17-10.
Lihat juga:Praveen/Melati Juara Denmark Open 2019 |
Indonesia meraih dua gelar di ajang Denmark Open tahun ini, sebelumnya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti lebih dulu menyabet gelar di sektor ganda campuran.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali menumbangkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam laga final turnamen badminton Super Series. (Dok. Humas PBSI)