The Doctor sendiri masih menyisakan kontrak di motor pabrikan Jepang itu hingga 2020. Meski demikian, Rossi disebut memiliki hak istimewa untuk memutuskan berhenti dari tim itu atau tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi disebut memiliki hak istimewa di Yamaha. (Foto: TOSHIFUMI KITAMURA / AFP) |
Lihat juga:Tiga Petarung MMA Berguru pada Tyson |
[Gambas:Video CNN]
Berbeda dengan Vinales, Rossi malah tercecer di posisi ketujuh. Peringkatnya bahkan dikalahkan Quartararo yang notabene pebalap rookie yang berada di posisi keenam.
Meski demikian, Yamaha dikabarkan masih mempertahankan Rossi. Selain masih percaya bahwa The Doctor bisa bersaing di posisi depan, keberadaan Rossi tetap memberikan nilai lebih secara komersial bagi tim tersebut.
"Rossi mengirim pesan lewat pergantian kepala mekanik. Langkah itu menunjukkan bahwa Rossi masih ingin ada di dunia MotoGP, ia memainkan kartu terakhirnya agar bisa tampil kompetitif," kata Carlo Pernat seperti dikutip dari GPOne.
Sementara itu, seluru pebalap MotoGP kembali bersaing di MotoGPP Australia pada Minggu (27/10) mendatang. Live streaming MotoGP Australia 2019 dapat disaksikan di CNNIndonesia.com. Siaran langsung MotoGP Australia 2019 bisa disaksikan di Trans7. (bac/jun)
Valentino Rossi disebut memiliki hak istimewa di Yamaha. (Foto: TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)