Suarez mendapat sanksi dari FA atas dugaan serangan rasial kepada Evra yang saat itu membela Manchester United. Pertikaian Suarez-Evra terjadi usai kedua tim bersua di Anfield pada Oktober 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Baru-baru ini Carragher menyesal telah memimpin kampanye dukungan kepada Suarez. Dalam kesempatan yang sama, mantan pemain timnas Inggris itupun meminta maaf kepada Evra.
Carragher tak dapat memastikan pencetus ide mengenakan kaus bergambar Suarez jelang melawan Wigan. Ia hanya mengikuti gagasan yang sudah lebih dulu disepakati klub.
"Saya tidak akan bohong dan mengatakan saya tidak terlibat, karena sebagai klub kami salah dan menjadi bagian dari hal tersebut. Saat itu saya wakil kapten," sambungnya.
Carragher juga menyebut, membela rekan setim adalah persoalan lumrah meski salah sekalipun. Namun, ia menegaskan tidak membenarkan aksi rasial yang dilakukan Suarez kepada Evra.
Suarez meninggalkan Liverpool pada 2014 ke Barcelona, sementara Evra bergabung ke Juventus, Marseille dan West Ham sebelum mengakhiri kariernya. (jun/bac)
