Tuan rumah mengawali laga dengan berupaya menekan lawan. Leverkusen mampu meladeni permainan Atleti dengan baik. Kemampuan bermain bertahan secara kompak terbukti menyulitkan Diego Costa dan kawan-kawan.
Leverkusen menandingi cara main Atletico dengan menampilkan serangan balik yang cepat, namun Die Werkself pun tak mampu benar-benar mampu menciptakan peluang yang berbahaya.
Los Colchoneros yang memadukan umpan panjang dan pendek juga tidak leluasa menembus pertahanan Leverkusen.
Kieran Tripier dan Lars Bender melakukan duel udara. (AP Photo/Bernat Armangue) |
Laga pada babak kedua kedua tak ubahnya seperti paruh pertama pertandingan. Minimnya kreativitas dari para pemain membuat peluang minim tercipta.
Memasuki menit ke-78 Alvaro Morata membawa Atletico unggul. Umpan silang dari Renan Lodi di sisi kiri disundul masuk ke gawang Leverkusen oleh Morata yang baru berada delapan menit di lapangan setelah menggantikan Koke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada babak kedua, Zagreb berbalik unggul berkat gol penalti Mislav Orvic pada menit ke-60. Berselang 15 menit kemudian Dodo membalasnya.
Suunan pemain inti Bayer Leverkusen:
Lukas Hradecky; Lars Bender, Jonathan Tah, Sven Bender; Mitchell Weiser, Julian Baumgartlinger, Kerem Demirbay, Karim Bellarabi; Kai Havertz, Kevin Volland, Nadiem Amiri
Kieran Tripier dan Lars Bender melakukan duel udara. (AP Photo/Bernat Armangue)