Tour de Borobudur ke-19 Lintasi 6 Objek Wisata

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 15:31 WIB
Memasuki tahun ke-19, event Tour de Borobudur kali ini akan singgah di enam objek wisata di Jawa Tengah dengan rute yang 'fresh' dibandingkan sebelumnya. Pesta bersepeda terbesar di Jawa Tengah, Samba Tour de Borobudur 2019 bakal digelar 2-3 November mendatang.(Dok. Pemprov Jateng)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesta bersepeda terbesar di Jawa Tengah, Samba Tour de Borobudur, telah memasuki tahun ke-19 dan menjadi salah satu agenda paling dinanti para cyclist. Kali ini Tour de Borobudur (TDB) akan singgah di enam objek wisata di Jawa Tengah dengan rute yang fresh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng R Rachmadi mengatakan peserta Tour de Borobudur selalu bertambah dari tahun ke tahun karena selalu menawarkan pengalaman rute-rute baru dan tantangan di setiap etapenya.

"Pada awalnya penyelenggaraan event ini hanya digelar sehari. Peserta bersepeda dari Semarang menuju Candi Borobudur di Magelang. Kemudian format event diubah sejak 2016, dilaksanakan dua hari dengan rute yang selalu berbeda-beda," ujar Sinoeng melalui keterangannya, Selasa (29/10).


Etape pertama mengambil start pukul 05.30 dari Gereja Blenduk Semarang - Alun-Alun Demak - Api Abadi Mrapen - Balaikota Salatiga dan Finish di De Tjolomadoe Karanganyar yang diikuti 500 peserta.

"Pada etape kedua yang diikuti 1.700 peserta, start dari De Tjolomadoe Karanganyar - Kompleks Candi Prambanan, dan finish di Kompleks Candi Borobudur."

Dalam event yang menempuh jarak 265 kilometer itu, sebanyak 3.500 personel polisi akan turut mengamankan jalannya kegiatan karena akan melintasi 11 wilayah di jajaran Polda Jateng.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Biro Operasi Polda Jateng AKBP Artanto menjelaskan ada titik-titik yang menjadi fokus pengamanan, seperti Grobogan dan Demak.

"Disiapkan 3.500 personel gabungan dari Polda dan Polres. Kami minta kepada masyarakat untuk memberikan ruang bagi para peserta tur saat melintas. Beri mereka support," ujarnya.

Diketahui, Tour de Borobudur kali ini mengusung konsep go green untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Panitia TDB menyediakan spot pengambilan minum (water station) di setiap titik pemberhentian. Dengan begitu, kegiatan yang dilaksanakan bebas dari sampah sembari tetap menikmati alam Jawa Tengah. (fef)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK