Risma Sedih Bonek Rusak Stadion Gelora Bung Tomo

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 17:54 WIB
Risma Sedih Bonek Rusak Stadion Gelora Bung Tomo Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sedih Stadion GBT dirusak Bonek. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diklaim sedih setelah sejumlah oknum Bonek melakukan perusakan fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) usai Persebaya Surabaya dikalahkan PSS Sleman pada lanjutan Liga 1 2019, Selasa (29/10).

Klaim tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan olahraga (Kadispora) Surabaya, Afghani Wardhana. Afghani juga mengatakan Risma meminta Stadion GBT segera diperbaiki.

"Setelah tahu kejadian semalam, beliau [Risma] sedih. Tapi bagaimana pun, ini kan juga sudah peristiwa yang tidak bisa diprediksi. Ibu [Risma] berharap segera dikembalikan lagi, diperbaiki lagi. Kewajiban kami sebagai dinas harus segara menyelesaikan kerusakan ini," ucap Afghani.


Afghani menambahkan Risma tak memberi instruksi khusus untuk mengusut siapa oknum Bonek yang melakukan perusakan fasilitas Stadion GBT.

Oknum Bonek merusak fasilitas Stadion GBT usai Persebaya dikalahkan PSS.Oknum Bonek merusak fasilitas Stadion GBT usai Persebaya dikalahkan PSS. (ANTARA FOTO/Moch Asim)
"Ibu tidak usah memberikan arahan begitu, itu sudah menjadi tugas fungsinya aparat berwajib," kata Afghani.

Sementara itu Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah mendalami insiden perusakan Stadion GBT. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengatakan perusakan telah masuk dalam tindak pidana. Penyidik Dirkrimum Polda Jatim, dikatakan Barung, akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti perusakan.

Risma Sedih Bonek Rusak Stadion Gelora Bung Tomo
"Ini menyangkut tentang perusakan dan tindak pidana. Siang tadi pukul 11.00 WIB Dirkrimum Polda Jatim telah melakukan observasi sekaligus rencana olah TKP di sana untuk mendapatkan hal-hal yang berkaitan dengan perusakan," ucap Barung.

Selain itu polisi juga tengah menghimpun sejumlah bukti-bukti tindak perusakan melalui sejumlah alat bukti visual berupa foto dan video yang tersebar.

[Gambas:Video CNN]
"Visual yang berkaitan sudah kami lakukan pengumpulan untuk kami jadikan bukti. Kami masih observasi dan perlu visual. Visual yang ada itu hanya 2.000 [suporter] yang turun [ke lapangan]. Dan yang membakar hanya beberapa," ujar Barung.

Hingga saat ini Barung mengatakan belum ada suporter yang diamankan pasca-insiden kerusuhan semalam. (frd/har)