PSSI resmi menyetujui dan menetapkan Simon sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Desember 2018 untuk durasi dua tahun. Namun, belum genap setahun menjabat sebagai pelatih, posisi Simon dalam ancaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Simon dikontrak sejak tahun lalu, gajinya sekitar US$20 ribu [Rp280 juta] per bulan. Kami menggajinya per bulan. Jadi kalau Simon tidak sama Timnas Indonesia lagi, ya tinggal dihitung berapa bulan sisanya dikali gaji yang harus kami bayar [jumlah kompensasi]," kata Marsal kepada CNNIndonesia.com.
Timnas Indonesia empat kali kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
Menurut Marsal, Simon sangat lelah dengan performa Timnas Indonesia yang selalu kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
[Gambas:Video CNN]
"Selesai kalah lawan Vietnam, dia [Simon] marah, dia banting pintu, terus dia bilang 'Saya juga sudah capai kalah'. Babak kedua lawan Vietnam kelihatan parahnya. Dan saya sudah bicarakan semuanya ke Simon soal kondisi saat ini," tutur Marsal menambahkan.
Di tempat terpisah Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule memastikan Simon tetap memimpin Timnas Indonesia saat tandang melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada 19 November mendatang.
"Sementara kita [pelatih Timnas Indonesia] masih [Simon]. Belum pas dengan pergantian. Sekarang kami maksimalkan dahulu," ujar Iwan Bule.
"Kalau sudah pasti, kami kasih tahu. Ini kan ada masalah administrasi yang harus diselesaikan. Memang kami paham kekhawatirannya. Kami lihat secara administrasi apakah memungkinkan atau tidak. Besok kami akan rapat Exco, nanti kami infokan," kata Sejken PSSI, Ratu Tisha Destria, menimpali. (ttf/ptr)
Timnas Indonesia empat kali kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)