Persija yang bertindak sebagai tim tamu berhasil unggul lebih dulu di laga. Umpan terobosan Rohit Chand dari sisi penyerangan bisa dikonversi jadi gol oleh Marko Simic.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya itu membuahkan hasil empat menit jelang akhir babak pertama. Tendangan Vanderlei dari dalam kotak penalti ke pojok kanan gawang berhasil membobol gawang Andritany.
Bola yang ditendang Vanderlei mengarah ke Mariando Uropmabin yang berdiri tanpa kawalan dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Persija.
Persija yang tertinggal 1-2 coba memberikan respons di babak kedua. Namun upaya untuk menyamakan kedudukan tidak mudah dilakukan tuan tim tamu karena tekanan yang diberikan Semen Padang.
Baru pada menit ke-60, Persija bisa membuat skor 2-2. Sundulan Ryuji Utomo usai menerima umpan sepak pojok Sandi Sute menembus jala gawang Teja Paku Alam.
Semenit berselang, Semen Padang hampir kembali unggul 3-2. Kesalahan Ismed Sofyan dalam memberikan umpan diintersep Mariando tetapi tendangannya masih lemah dan bisa diamankan Andritany.
Sementara itu, Bhayangkara FC di luar dugaaan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tiga gol Bhayangkara FC yang dicetak Bruno Matos, Adam Alis, dan Herman Dzumafo hanya bisa dibalas gol Ian Kabes.
Susunan pemain
Semen Padang (4-3-3): Teja Paku Alam; Roni Rosadi, Syaiful Anwar, M. Rifqi, Leo Guntara; Yu Hyun-koo, Manda Cingi, Flavio Beck; Dedi Hartono, Vanderlei Francisco, Mariando Uropmabin.
Persija Jakarta (5-4-1): Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Xandao, Fachrudin Aryanto, Ryuji Utomo, Rezaldi Hehanussa; Novri Setiawan, Sandi Sute, Rohit Chand, Heri Susanto; Marko Simic. (jal/ptr)