Pada SEA Games edisi ke-30 ini Indonesia mengikuti 51 cabang olahraga dengan mengirimkan 800 atlet.
Tim Merah Putih berkeinginan kuat memperbaiki capaian prestasi di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang menempati peringkat kelima dengan torehan 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemain Juventus Tunggu Maaf Ronaldo |
"Untuk nama atlet yang ditargetkan meraih emas itu kami tidak bisa sebutkan. Kalau disebutkan takutnya jadi beban mental untuk si atlet," tutur Harry.
Dalam kesempatan itu Harry juga menegaskan, SEA Games 2019 bukan target utama bagi Indonesia, melainkan target antara. Fokus Indonesia kini sudah tertuju pada Asian Games dan Olimpiade.
Badminton jadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan dapat emas di SEA Games 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Mengenai bonus bagi penyumbang medali di SEA Games 2019, Harry mengatakan jumlah apresiasi tersebut masih sama dengan SEA Games 2017.
[Gambas:Video CNN]
Pada SEA Games sebelumnya, peraih emas nomor individu meraih Rp200 juta, perak Rp100 juta, dan perunggu Rp60 juta. Sedangkan untuk nomor ganda diberikan bonus Rp160 juta untuk emas, Rp80 juta untuk perak, dan Rp48 juta untuk perunggu.
Sementara itu, di kategori beregu peraih emas mendapatkan bonus Rp100 juta, Rp50 juta untuk perak, dan Rp30 juta untuk medali perunggu.
Sisa Rp17 miliar itu kekurangan dari anggaran maksimal kontingen senilai Rp64 miliar. Sejauh ini kontingen Indonesia sudah menerima Rp47 miliar.
Kontingen Indonesia berharap dana Rp17 miliar itu bisa turun sepenuhnya. Tetapi, jika tidak bisa turun penuh, maka kontingen akan menggunakan dana alternatif dari sponsor.
"Maka dari itu kami mencari sponsor, alhamdulillah dari pihak swasta sudah dapat Rp3 miliar sebagai dana sponsor. Dana itu nantinya mau kami pakai untuk hal-hal alternatif seperti sewa rumah," Harry menjelaskan. (sry/bac)
Badminton jadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan dapat emas di SEA Games 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)