Marcus/Kevin tertinggal sejak awal gim pertama dari pasangan Jepang. Sempat menyamakan kedudukan pada skor 2-2, Minions lantas tak mampu membendung perolehan poin Endo/Watanabe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marcus/Kevin. (Dok. Humas PBSI) |
Selepas unggul 6-4, Marcus/Kevin justru tertinggal satu angka. Kombinasi Marcus/Kevin dalam melakukan serangan menjadi nilai plus, sementara kesalahan-kesalahan yang dibuat keduanya menjadi kelemahan yang terlihat nyata.
Kesalahan-kesalahan Marcus/Kevin membuat mereka tertinggal kian jauh. Setelah meraih poin ke-11, Marcus/Kevin tampak kesulitan menambah poin. Endo/Watanabe pun meraih keuntungan. Marcus/Kevin kalah 14-21 pada gim kedua.
Unforced error Marcus/Kevin kembali mewarnai awal gim ketiga. Dua poin pertama Endo/Watanabe yang membuat skor menjadi imbang 1-1 dan 2-2 berasal dari kesalahan Marcus dan Kevin.
[Gambas:Video CNN]
Perlahan Marcus/Kevin mampu membuat jarak, namun perlawanan pasangan nomor enam dunia benar-benar tak bisa membuat Marcus/Kevin lengah. Endo/Watanabe sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal tiga angka.
Marcus/Kevin kemudian kembali meraih poin beruntun dan memimpin 11-8 pada interval gim ketiga. Selepas rehat dan bertukar lapangan, Marcus/Kevin bisa menjauh dari kejaran Endo/Watanabe menjadi 16-10.
Memimpin 19-15, Marcus/Kevin kesulitan meraih dua poin. Justru lawan yang meraih empat poin beruntun dan menyamakan kedudukan. Kesalahan Endo/Watanabe sempat membuat Marcus/Kevin unggul 20-19, tetapi Endo/Watanabe mampu merah tiga poin beruntun. Marcus/Kevin kalah 20-22.
Kekalahan dari Endo/Watanabe membuat Marcus/Kevin gagal meraih gelar di Hong Kong Open setelah berjaya pada tahun 2017 dan 2018. (nva/jun)
Marcus/Kevin. (Dok. Humas PBSI)