Messi kembali menunjukkan kemampuannya sebagai mesin gol di Barcelona. Ia dengan mudah mengulangi catatan di atas 40 gol seperti tahun-tahun sebelumnya.
Lihat juga:Messi Menangkan Ballon d'Or 2019 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut dua 'dosa' Messi di balik keberhasilan dirinya memenangkan Ballon d'Or 2019:
Kekalahan di sebuah pertandingan adalah hal yang biasa. Namun kalah dan tersingkir setelah memiliki modal kemenangan 3-0 di leg pertama tentu luar biasa.
Hal itu menimpa Messi dan kawan-kawan di semifinal Liga Champions musim lalu. Messi mampu tampil bagus di leg pertama semifinal dengan torehan dua gol yang mengantar Blaugrana menang dengan skor 3-0.
Lionel Messi tidak mampu menyelamatkan Barcelona dari pembantaian di Anfield. (Paul ELLIS / AFP) |
Di tengah gempuran Liverpool, Messi tak mampu memberikan sentuhan magisnya untuk membawa Barcelona keluar dari tekanan dan lolos ke babak final.
Kepedihan akibat gagal lolos ke final Liga Champions saat unggul 3-0 di leg pertama tersebut bahkan masih dirasakan oleh Messi beberapa bulan setelahnya.
2. Tak Bisa Bawa Argentina Juara Copa America
Lionel Messi kembali gagal menuntaskan harapan rakyat Argentina untuk melihat tim nasional mereka juara.
Messi kembali tampil melempem bersama Argentina di Copa America 2019. Messi hanya mencetak satu gol dalam perjalanan Argentina menuju babak semifinal. Ketika Argentina tersingkir oleh Brasil, Messi juga tak bisa memberikan banyak pertolongan.
Messi malah terlibat kericuhan dan harus terkena kartu merah pada laga lawan Chile di perebutan peringkat ketiga.
Messi tidak bisa bersinar di Copa America 2019. ( PEDRO UGARTE / AFP) |
Lihat juga:Messi, Manusia Pertama Raih Enam Ballon d'Or |
Lionel Messi tidak mampu menyelamatkan Barcelona dari pembantaian di Anfield. (Paul ELLIS / AFP)
Messi tidak bisa bersinar di Copa America 2019. ( PEDRO UGARTE / AFP)