Malaysia, Pengusik Dominasi Indonesia di Badminton SEA Games

CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 04:50 WIB
Malaysia, Pengusik Dominasi Indonesia di Badminton SEA Games Anthony Ginting dan kawan-kawan bakal berusaha meneruskan dominasi Indonesia di nomor beregu putra SEA Games 2019. (dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia akan menghadapi Malaysia di final beregu putra SEA Games 2019. Selama ini Malaysia jadi pengganggu dominasi Indonesia di nomor beregu putra pada ajang SEA Games.

Indonesia merupakan negara langganan medali emas untuk nomor beregu putra. Dalam kurun waktu 40 tahun terakhir dari 1977-2017, Indonesia meraih 16 medali emas dari nomor beregu putra badminton.

Hanya empat kali Indonesia gagal meraih medali emas di nomor beregu putra SEA Games dan seluruhnya dimenangkan oleh Malaysia, yaitu pada 1989, 1991, 2001, dan 2005.


Pada tahun 2005, Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia di babak final dengan skor 3-2. Saat itu Indonesia sudah unggul 2-0 lewat kemenangan di dua laga awal sebelum akhirnya kalah 2-3 di akhir pertandingan.
Jonatan jadi bagian dari tim Indonesia yang memenangkan medali emas beregu putra di SEA Games 2017.Jonatan jadi bagian dari tim Indonesia yang memenangkan medali emas beregu putra di SEA Games 2017. (Dok. PBSI)
Setelah kekalahan di tahun 2005, Indonesia kembali merajai nomor beregu putra SEA Games pada lima gelaran berikutnya.

Emas terakhir dari nomor beregu putra SEA Games juga didapat Indonesia dengan mengalahkan Malaysia di babak final. Saat itu, Indonesia mampu menaklukkan Malaysia yang jadi tuan rumah dengan skor telak 3-0.
[Gambas:Video CNN]
Jonatan Christie, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardinato, dan Ihsan Maulana Mustofa berhasil menyumbang poin kemenangan di tiga partai awal yang dimainkan.

Malaysia, Pengusik Dominasi Indonesia di Badminton SEA Games

Pada final kali ini, Indonesia punya keunggulan di atas kertas pada nomor tunggal. Namun Malaysia memiliki ganda dengan rekor pertemuan yang cukup bagus menghadapi Indonesia.

Sebelumnya, tim badminton Indonesia sudah menyumbangkan satu perak lewat tim beregu putri. Gregoria Mariska dan kawan-kawan kalah dengan skor 1-3 di partai final lawan Thailand. (ptr/ptr)