PHSI terdaftar sebagai anggota Federasi Hoki Internasional (FIH). Meski begitu, dalam enam tahun terakhir atlet hoki yang dikirimkan Indonesia berasal dari FHI, mulai dari SEA Games 2013 Myanmar, 2015 di Singapura, 2017 di Kuala Lumpur Malaysia sampai Asian Games 2018 di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, lanjut Yasser, dimulai pendaftaran cabang olahraga hoki menggunakan nama NOC. Pendaftaran itu memastikan negara-negara yang ikut menjadi peserta di cabang olahraga (cabor) hoki SEA Games 2019, termasuk Indonesia yang sudah diterima dan tidak ada masalah dalam prosesnya.
Setelah proses pendaftaran selesai, FHI bergerak cepat untuk menyeleksi atlet yang bakal masuk di pemusatan latihan. Termasuk mengirimkan daftar panjang nama-nama atlet sementara yang bakal main, yakni 30 atlet putra dan 30 putri.
"Kami mempersiapkan dengan baik karena pada 2017 lewat persiapan terbatas selama tiga bulan, kami bisa dapat perak di putra-putri. Bahkan di putri kami bisa mengalahkan Malaysia, tuan rumah yang merupakan negara kuat cabor hoki di Asia Tenggara. Kami berharap persiapan yang lebih matang bisa membuka peluang meraih medali emas."
Konflik federasi hoki jadi penyebab masalah di SEA Games 2019. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H) |
Persiapan terus berjalan bahkan atlet melakukan pemusatan latihan di Republik Ceko selama 16 hari. Tujuh hari menggunakan biaya pemerintah dan sembilan harinya dengan anggaran mandiri.
Namun, jelang keberangkatan setelah tiket pemain sudah terkonfirmasi, Yasser baru mendapat kabar bahwa tim hoki Indonesia dilarang tampil. Namun, tim dari NOC dan Chief de Mission (CdM) yang lebih dulu di Filipina melakukan pendekatan dan bersurat ke Phisgoc (panitia penyelenggara SEA Games 2019) meski tak digubris.
"Padahal menurut charter SEA Games tidak ada persyaratan bahwa cabor yang diikuti harus terdaftar di federasi internasional. Ini bawa nama NOC bukan federasinya."
"Seperti saat sepak bola di banned FIFA pada 2015, kita masih bisa ikut SEA Games, kan? Jadi kita benar ikut prosedur masuk ke SEA Games," tutur Yasser.
Presiden Joko Widodo pernah kunjungi latihan tim hoki Indonesia jelang Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
Kasus ini juga disebut telah dibawa ke pengadilan dan sudah inkrah keputusannya. Mulai 2005-2009 tidak ada kegiatan PHSI sehingga masyarakat hoki Indonesia dan pengprov sepakat membentuk FHI pada 2009.
Kemudian pada 2011, FHI mendapat pengakuan dari KONI dan mulai 2016 juga diakui sebagai anggota NOC di bawah kepemimpinan Erick Thohir. Saat ini, lanjut Yasser, FHI tengah berproses supaya bisa diakui dan menjadi anggota FIH.
"Saat Asian Games 2018 PHSI mencoba mengganggu keberadaan kami. Tapi Waktu itu ada ketegasan OCA bahwa ini pakai nama NOC, bukan FHI saat mengisi entry by sport. Ketegasan ini juga yang harusnya terjadi di SEA Games," terangnya.
Timnas hoki Indonesia jadi korban dualisme federasi. (Istockphoto/Nikada) |
"Kalau pun Indonesia main, belum tentu ada medali. Mereka [FHI] sudah tahu [tidak bisa main], mereka sudah diberi tahu Federasi Hoki Asia. Ini hanya main ngotot-ngototan saja," ujar Raj Kumar.
Raj Kumar meskipun hoki Indonesia menggunakan nama NOC bukan FHI untuk tampil di SEA Games 2019 itu pun tidak berlaku. Sebab, PHSI tidak memberikan mandat dan persetujuan kepada NOC untuk tampil seperti di tiga SEA Games sebelumnya.
"Masalah ini terjadi karena saya tak memberikan mandat ke NOC. Dari awal KOI tahu PHSI tak kasih mandat. Ini semua karena FHI dimanjakan KOI pimpinan Erick Thohir," sebut Kumar. (ttf/jun)
Konflik federasi hoki jadi penyebab masalah di SEA Games 2019. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Presiden Joko Widodo pernah kunjungi latihan tim hoki Indonesia jelang Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Timnas hoki Indonesia jadi korban dualisme federasi. (Istockphoto/Nikada)