Skuat Merah Putih melangkah ke final SEA Games usai mengalahkan Myanmar 4-2 melalui babak tambahan waktu 2x15 menit.
Lihat juga:Final SEA Games 2019: Indonesia vs Vietnam |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skuat Merah Putih bahkan menunjukkan permainan agresif terus menekan pertahanan lawan. Tim arahan Velizar Popov bahkan beberapa kali kerepotan mengantisipasi serangan-serangan Indonesia.
Osvaldo Haay menciptakan lima peluang emas ke gawang Myanmar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Namun, Garuda Muda masih menyisakan sejumlah celah. Salah satunya adalah permainan Merah Putih masih belum konsisten terutama dalam bertahan.
Para pemain Indonesia kerap hilang konsentrasi menjaga pertahanan. Terbukti lewat dua gol yang berhasil disarangkan Myanmar hanya dalam interval satu menit.
Gol pertama Myanmar dilesakkan oleh Aung Kaung Mann pada menit ke-67 lantaran kesalahan Zulfiandi. Gelandang Indonesia itu melakukan kesalahan umpan sehingga menguntungkan para penyerang Myanmar di pertahanan Indonesia. Kaung Mann yang berada pada posisi menguntungkan pun tak menyia-nyiakan peluang menjadi gol untuk memperkecil skor.
Evan Dimas mencetak dua gol ke gawang Myanmar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Penjaga gawang Borneo FC itu tak sempurna menangkap bola sehingga terlepas dari tangkapannya. Bola kemudian berhasil direbut Naing Tun yang langsung melepaskan tembakan ke gawang Indonesia dan masuk.
Sebanyak dua gol Myanmar itu pun memaksa pertandingan hingga babak tambahan waktu 2x15 menit. Indonesia baru bisa bangkit dan mencetak dua gol laga pada masa itu melalui Osvaldo Haay dan Evan Dimas.
[Gambas:Video CNN]
Kesalahan-kesalahan umpan memang masih saja terjadi di antara para pemain skuat Merah Putih. Situasi itu pun kerap melahirkan situasi berbahaya di lini pertahanan Indonesia.
Indonesia juga masih tidak konsisten dalam penyelesaian akhir. Serangan-serangan yang disusun para pemain Merah Putih juga masih belum efektif.
Skuat Merah Putih bisa saja menang lebih dari empat gol apabila sejumlah peluang berhasil dikonversi gol pada awal-awal babak.
Jika saja skenario itu yang terjadi, Indonesia mampu 'menyudahi' perlawanan The White Angels sejak awal-awal pertandingan.
Para pemain Timnas Indonesia sukses melangkah ke final SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Satu lagi kelemahan dari para pemain adalah masalah pengendalian temperamen di lapangan. Pemain seperti Osvaldo Haay kerap terpancing emosi oleh pemain lawan.
Meski demikian, beberapa kemajuan positif juga mampu diperlihatkan para pemain Indonesia. Di antaranya adalah permainan agresif dan terus menekan sehingga lawan sulit mengembangkan permainan.
Lihat juga:Klasemen SEA Games 2019: Indonesia 51 Emas |
Osvaldo Haay menciptakan lima peluang emas ke gawang Myanmar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Evan Dimas mencetak dua gol ke gawang Myanmar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Para pemain Timnas Indonesia sukses melangkah ke final SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)