Tampil bersama Apriyani Rahayu, Greysia sukses mengalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (Thailand) 21-3, 21-18 pada laga final di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (9/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Greysia memulai debut di SEA Games pada edisi 2005 di Filipina. Saat itu ia meraih medali perak bersama Jo Novita. Greysia/Jo kalah dari Wong Pei Tty/Chin Pei Hui (Malaysia) di babak final.
Tahun 2009 pada SEA Games di Laos, Greysia turun memperkuat Indonesia bersama Nitya Krishinda Maheswari. Namun kali itu mereka tersingkir di perempat final usai dikalahkan Savitree Amitrapai/Vacharaporn Munkit (Thailand) dengan skor 19-21, 21-7, 10-21.
Pada SEA Games 2011 di Jakarta, Greysia absen karena mengalami cedera. Greysia kembali diturunkan memperkuat Indonesia pada SEA Games 2013 di Myanmar, bersama Nitya. Namun lagi-lagi Greysia harus puas dengan medali perak usai dikalahkan Woon Khe Wei/Vivian Hoo Kah Mun (Malaysia) di partai puncak.
Setelah kembali absen pada SEA Games 2015 di Singapura, Greysia kemudian turun dua tahun berikutnya di Malaysia. Pada SEA Games 2017, Greysia/Apriyani kalah di babak pertama Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand).
"Rasa penasaran itu ada, setelah bertahun-tahun ikut SEA Games, akhirnya saya bisa mendapatkan emas. Tentunya sangat senang," ucap Greysia. (jun)
