Dikutip dari Daily Mail, klub-klub Liga Inggris khawatir kehilangan ratusan juta poundsterling dari pendapatan televisi dan sponsor dari China setelah stasiun penyiaran CCTV secara dramatis membatalkan liputan langsung laga Arsenal vs Manchester City, Minggu (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai komentar itu Ozil mendapat kecaman dari netizen Negeri Tirai Bambu tersebut. Selain itu, pernyataan pemain asal Jerman tersebut juga diklaim bisa berdampak besar terhadap klub Liga Inggris yang memiliki kedekatan dengan China dalam beberapa tahun belakangan.
Mesut Ozil dapat dukungan dari Turki. (Ozan KOSE / AFP) |
Selain dua klub dengan investor dari Negeri Panda tersebut, sebanyak lima klub Liga Inggris memiliki sponsor utama dari China.
[Gambas:Video CNN]
Menurut laporan The Guardian, di luar Wolverhampton dan Southampton, Tottenham Hotspur, Burnley, serta Newcastle United adalah klub dengan sponsor dari China.
Wolverhampton yang disponsori MantBetx memiliki kontrak 8 juta poundsterling per tahun sejak 2019.
Southampton punya nilai kontrak sponsor yang lebih kecil dibanding Wolves. Bersama LD Sports, Southampton mendapat sponsor bernilai 7,5 juta poundsterling per tahun sejak 2019-2022.
Sementara itu, Burnley dan Newcastle mendapat kontrak jauh di bawah Tottenham. Dengan Fun88, Newcastle memiliki kontrak 6,5 juta poundsterling per tahun sejak 2017 hingga 2020. Sedangkan kerja sama Burnley dengan LoveBet bernilai 7,5 juta poundsterling per tahun sejak 2019 sampai 2022.
Lihat juga:Ozil Murka Saat Arsenal Dibantai Man City |
Pihak Liga Inggris enggan berkomentar soal masalah ini. Namun sejumlah sumber mengaku khawatir komentar Ozil akan berdampak lebih besar seperti perselisihan NBA dengan China pada awal tahun ini. (sry/jal)
Mesut Ozil dapat dukungan dari Turki. (Ozan KOSE / AFP)