Tae Yong lebih senang menggunakan formasi 4-4-2 sedangkan Milla fanatik dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan penguasaan bola.
Lihat juga:PSSI Sudah Putuskan Pelatih Timnas Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shin Tae Yong masuk daftar calon pelatih Timnas Indonesia bersama Luis Milla. (PASCAL GUYOT / AFP) |
Di laga berikutnya, Tae Yong kembali ke formasi favorit 4-4-2. Dua pemain depan ditempati Son dan Lee Jae-sung, sedangkan posisi double pivot ditempati Ju Se-jong serta Ki Sung-yueng.
[Gambas:Video CNN]
Perubahan formasi ini tidak membuahkan hasil positif karena Son dkk takluk 1-2 dari Meksiko. Dua gol dari Carlos Vela dan Javier Hernandez hanya bisa dibalas gol penalti Son pada masa injury time babak kedua.
Saat meladeni Jerman di laga terakhir fase grup, Tae Yong kukuh memakai formasi 4-4-2. Keputusan itu di luar dugaan berujung kemenangan pertama untuk Korsel.
Formasi favorit Tae Yong ini kontras dengan taktik yang digunakan Milla. Saat masih melatih Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia U-23, Milla gemar memakai formasi 4-2-3-1.
Sementara saat dilatih Simon McMenemy, formasi Timnas Indonesia kerap berubah-ubah. Pelatih asal Skotlandia pernah menggunakan formasi 3-4-3 dan sempat berubah ke formasi 4-4-2. (jal/sry)
Shin Tae Yong masuk daftar calon pelatih Timnas Indonesia bersama Luis Milla. (PASCAL GUYOT / AFP)