Gaya Main Aman Valverde di El Clasico Barcelona vs Madrid

CNN Indonesia
Rabu, 18 Des 2019 15:00 WIB
Keseimbangan dan gaya main aman menjadi kata kunci strategi Barcelona di bawah arahan Ernesto Valverde jelang laga El Clasico lawan Real Madrid.
Ernesto Valverde menitikberatkan keseimbangan di Barcelona. (PAU BARRENA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keseimbangan dan gaya main aman menjadi kata kunci strategi Barcelona di bawah arahan Ernesto Valverde jelang laga El Clasico lawan Real Madrid di Stadion Camp Nou, Kamis (19/12) pukul 02.00 WIB.

Pakem sang pelatih tersebut seolah melucuti identitas Blaugrana yang identik dengan Tiki-taka. Gaya tersebut merupakan permainan umpan-umpan pendek cepat.

Namun, bukan Valverde yang lebih dahulu yang melonggarkan pakem Tiki-taka. Luis Enrique yang awalnya sedikit mengurangi intensitas gaya main rancangan Pep Guardiola. Pelatih yang kini menangani Manchester City itu mengembangkan filosofi Total Football dari Johan Cruijff di Barcelona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama dengan Enrique, Valverde juga mencoba mengombinasikan permainan dengan umpan-umpan panjang.

Meski demikian, penekanan yang paling kentara adalah pilihan Valverde menerapkan gaya 'Play it Safe' dengan mengandalkan keseimbangan bertahan dan menyerang sekaligus.

Pelatih Barcelona sebelum Ernesto Valverde, Luis Enrique. (Pelatih Barcelona sebelum Ernesto Valverde, Luis Enrique. (Foto: (AFP PHOTO / LLUIS GENE)
Strategi ini menuntut intensitas lebih di lini tengah. Gelandang di sektor itu lebih ditekankan menjaga aliran-aliran bola antara lini belakang dan depan.

Musim ini ada nama-nama seperti Frenkie De Jong, Sergio Busquets, dan Arthur di lini tengah. Trio ini yang menjadi langganan Blaugrana menjaga keseimbangan dari sektor tersebut.

De Jong menjadi gelandang yang paling intens bolak-balik menjaga pertahanan dan maju membantu serangan.

Trio penyerang macam Lionel Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann berperan menjaga kreativitas serangan di lini depan.

Lionel Messi berebut bola dengan Dani Carvajal. (Lionel Messi berebut bola dengan Dani Carvajal. (Foto: OSCAR DEL POZO / AFP)
Tak jarang pula Valverde mengubah formasi Barcelona dari 4-3-3 menjadi 4-4-2. Messi dan Luis Suarez dipasang sebagai dua ujung tombak jika pelatih 55 tahun itu menghamparkan formasi 4-4-2.

Barcelona belum sepenuhnya meninggalkan formasi 4-3-3. Dalam beberapa kesempatan trio Messi, Suarez, dan Griezmann bisa jadi pilihan di depan.

Meski demikian, ada sedikit corak berbeda dalam hal pemain terutama di lini depan.

Salah satunya adalah perubahan fokus pergerakan Messi. La Pulga yang terbiasa bermain lebih melebar ke kanan pada era Guardiola dan Enrique, kini bermain lebih menusuk ke tengah.

Dengan demikian, gol-gol untuk Barcelona masih bisa tercipta dari kreativitas Messi menciptakan dan memanfaatkan peluang. Gaya pragmatis ini pula yang menjadi salah satu ciri Valverde di Barcelona.

Gaya Main Aman Valverde di El Clasico Barcelona vs Madrid
Pilihan taktis ini membuat Messi masih bisa menjaga produktivitas gol. La Pulga sudah mengemas 12 gol dari 11 penampilannya di La Liga Spanyol.

Di lini pertahanan, Valverde bermain lebih aman. Dia tetap mengandalkan kuartet bek menjaga pertahanan dengan gerak serempak. Dalam situasi menyerang, dua bek sayap juga membantu serangan.

Persoalannya, strategi konservatif Valverde dalam menjaga keseimbangan masih belum mampu lepas dari ketergantungan dengan Messi. Tanpa bintangnya itu, Barcelona kerap miskin variasi-variasi permainan, utamanya dalam menyerang.

Terbukti pada laga El Clasico musim lalu di Stadion Santiago Bernabeu, Blaugrana kesulitan menciptakan gol. Barca pun hanya mampu menang tipis 1-0 melalui gol Ivan Rakitic. Padahal, saat itu Los Blancos tengah compang-camping.

Perkiraan Susunan Pemain Barcelona di El Clasico

4-3-3: Marc Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Luis Suarez, Antoine Griezmann (bac/sry)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER