Dalam beberapa laga terakhir racikan taktik Zidane berjalan positif. Ia berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik seluruh pemain memakai formasi andalan 4-3-3 sehingga membuat tim tidak terkalahkan dalam 11 laga terakhir di semua ajang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Torehan ini tak biasa karena Benzema sebelumnya sosok 'pelayan' di lini depan saat Los Merengues masih diperkuat Cristiano Ronaldo. Tugas utama Benzema adalah memastikan CR7 mencetak banyak gol.
Zinedine Zidane membuat Real Madrid kini tidak bertumpu pada satu pun pemain bintang. (JAVIER SORIANO / AFP) |
Sedangkan Gareth Bale yang menjalani musim keenam di Madrid sempat ditepikan Zidane pada awal musim. Peran Bale diisi bergantian oleh dua pemain muda, Vinicius Junior atau Rodrygo.
Meningkatnya produktivitas Benzema ditengarai karena pendekatan taktik berbeda yang dilakukan Zidane. Kepergian Ronaldo membuat Madrid tidak lagi bergantung pada seorang pemain.
[Gambas:Video CNN]
Madrid musim ini lebih mengutamakan permainan kolektif untuk mencetak gol. Pendekatan itu pula yang membuat Rodrygo berada tepat di bawah Benzema soal urusan mencetak gol.
Pemain berusia 18 itu sudah mencetak enam gol. Belum lagi mencuatnya Federico Valverde (21 tahun) di lini tengah yang kerap dipercaya mengisi peran Luka Modric.
Peran Modric musim ini memang cukup dibatasi karena usia yang tidak lagi muda. Gelandang energik asal Kroasia itu sudah menginjak usia 34 tahun.
Pendekatan tersebut membuat permainan Madrid akan sulit dibaca Barcelona. Madrid bisa saja menghukum Blaugrana lewat serangan yang bermula dari posisi Rodrygo di sisi kanan atau Vinicius di sisi kiri penyerangan.
Di Liga Spanyol musim ini, gawang Madrid jadi yang paling sedikit kebobolan. Gawang Thibaut Courtois baru 12 kali kebobolan berselisih delapan gol dari catatan kebobolan Barcelona (20 gol). (jal/sry)
Zinedine Zidane membuat Real Madrid kini tidak bertumpu pada satu pun pemain bintang. (JAVIER SORIANO / AFP)