Sosok 41 tahun itu sebelumnya lebih dulu dikenal sebagai bek tengah. Tidak hanya bermain di berbagai klub di Indonesia, Nova juga sempat menjadi pilihan utama di Skuat Garuda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendapat tempaan di Eropa pada pertengahan 1990-an bersama rekan-rekan seangkatannya, seperti Imran Nahumarury, Ellie Aiboy, dan Charis Yulianto, Nova kemudian mulai menjalani karier profesional di Arseto Solo pada 1997.
Nova Arianto ketika masih bermain membela Pelita Bandung Raya. (ANTARA/Nyoman Budhiana) |
Pemain yang sempat mendapat julukan 'suster ngesot' karena selebrasi golnya itu kemudian mulai mendapat posisi inti di Persebaya Surabaya.
[Gambas:Video CNN]
Kebersamaan Nova bersama Bajul Ijo berlangsung sejak 2002 hingga 2006. Setelah itu Nova kemudian membela Persib Bandung sejak 2007 sampai 2011. Kesempatan mengenakan seragam Timnas Indonesia hadir ketika Nova menjadi pemain Maung Bandung.
Sempat semusim membela Sriwijaya, Nova kemudian menghabiskan tiga musim terakhir sebagai pemain bersama klub Pelita Bandung Raya.
Bersama Pelita pula Nova menjajal kemampuan di sisi lapangan sebagai asisten pelatih. Kariernya sebagai juru latih pun serupa dengan ketika masih menjadi pemain. Nova kerap pindah dari satu klub ke klub lain.
Nova lantas mendapat kepercayaan mendampingi Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23 pada tahun lalu. Kini, mantan pemain PBR itu dipercaya mendampingi pelatih Gong Oh Kyun di Timnas U-19. (nva/jun)
Nova Arianto ketika masih bermain membela Pelita Bandung Raya. (ANTARA/Nyoman Budhiana)