Liverpool merupakan klub yang paling sering dihadapi Mourinho. Tercatat pelatih asal Portugal itu sudah bertemu dengan The Reds sebanyak 28 kali. Mourinho, yang kini menangani Tottenham Hotspur, bakal bertemu lagi dengan Liverpool pada Minggu (12/1) dini hari WIB.
Lihat juga:Kontroversi di Laga Tottenham vs Liverpool |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Piala Liga 2004/2005
Jose Mourinho ketika masih melatih Chelsea. (AFP PHOTO / JOHN D MCHUGH) |
Dalam laga semifinal Liga Champions 2004/2005 Mourinho mengkritisi keputusan wasit yang mengesahkan gol Luis Garcia. Juru latih yang sempat tenar dengan julukan 'The Special One' itu menilai bola yang dilepaskan Garcia belum sepenuhnya melewati garis gawang, seperti yangh terlihat dalam rekaman ulang.
Liga Inggris 2005/2006
Aksi Mourinho di Stadion Anfield kembali membangkitkan perselisihan antara dirinya dan Liverpool. Dalam kemenangan 4-1 yang dibukukan The Blues, Mourinho merayakan gol keempat dengan berlari di dekat pelatih Liverpool saat itu, Rafael Benitez.
[Gambas:Video CNN]
Piala FA 2005/2006
Mourinho menolak berjabat tangan dengan Benitez setelah Chelsea kalah 1-2 dari Liverpool pada babak semifinal. Di hadapan jurnalis, Mourinho juga menganggap Liverpool tidak lebih baik ketimbang Chelsea.
Liga Inggris 2013/2014
Setelah Liverpool kalah 1-2, pelatih Brendan Rodgers menilai anak asuhnya layak mendapat penalti karena pelanggaran Samuel Eto'o kepada Luis Suarez.
Beberapa pekan berselang Mourinho lantas menyebut ada rengekan pelatih yang mencoba memengaruhi keputusan wasit. Walaupun tidak menyebut nama, namun diyakini kata-kata Mourinho merujuk kepada Rodgers.
Liga Inggris 2013/2014
Mourinho kembali 'berulah' di Anfield. Dalam laga yang menjadi memori kelam bagi suporter Liverpool, di mana Steven Gerrard terpeleset, Mourinho juga sempat merayakan gol dengan berlari ke arah suporter Chelsea yang berada di salah satu sisi stadion. (nva)
Jose Mourinho ketika masih melatih Chelsea. (AFP PHOTO / JOHN D MCHUGH)