Di gim pertama, Gregoria tampil impresif sehingga membuat Yamaguchi kerepotan. Meski sempat tertinggal 3-4, Gregoria memperlihatkan penampilan pantang menyerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yamaguchi sempat meraih dua poin tetapi jumlah poin serupa berhasil dikumpulkan Gregoria yang unggul 16-12. Setelah itu, Gregoria bisa merebut lima poin beruntun untuk menutup gim pertama dengan 21-12.
Akane Yamaguchi susah payah mengalahkan Gregoria Mariska. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar) |
Setelah interval, Yamaguchi bisa memanfaatkan permainan Gregoria yang menurun untuk unggul 17-10. Gregoria sempat memberikan perlawanan dengan merebut lima poin tetapi Yamaguchi mampu menutup gim kedua dengan 21-15.
[Gambas:Video CNN]
Memasuki gim ketiga Gregoria tidak mau mengulang kesalahan di gim sebelumnya. Tunggal putri nomor satu Indonesia itu saling kejar poin dengan Yamaguchi dan menutup interval gim ketiga dengan skor 11-10.
Selepas interval bentrok Gregoria dan Yamaguchi berjalan makin sengit. Gregoria bekerja ekstrakeras mengejar setiap shuttlecock pengembalian dari Yamaguchi.
Yamaguchi tidak menyerah dan bisa berbalik unggul 20-19. Gregoria kemudian bisa merebut poin untuk memaksakan deuce.
Sebelumnya ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih kemenangan atas wakil China Liu Xuan Xuan/Xia Yu Ting dengan skor 22-24, 21-17, dan 21-15. (jal/nva)
Akane Yamaguchi susah payah mengalahkan Gregoria Mariska. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)