Klopp tidak perlu diperdebatkan lagi adalah peracik taktik nomor satu di Liga Inggris dan salah satu pelatih terbaik di benua biru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keperkasaan Liverpool musim ini tidak lepas dari sihir Klopp sejak pertama kali datang ke Anfield tahun 2015. Manajer asal Jerman itu membawa taktik gegenpressing ke Negeri Ratu Elizabeth. Dengan taktik itu juga Klopp sukses memberikan dua gelar untuk Borussia Dortmund.
Duel Manchester United melawan Liverpool berakhir imbang di paruh pertama Liga Inggris. (AP Photo/Jon Super) |
Terbukti empat tahun berselang dengan pembelian pemain yang tepat, Klopp membuat Liverpool di ambang juara Liga Inggris.
Sebaliknya Solskjaer sempat menjanjikan saat dipercaya menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada pertengahan musim lalu. Strategi counter attack mengandalkan kecepatan Marcus Rashford dan Anthony Martial bikin tim-tim lawan cemas.
Solskjaer membawa MU terbang tinggi berkat delapan kemenangan beruntun di semua ajang. Namun, tuah manajer asal Norwegia itu sirna saat ia dikontrak sebagai manajer permanen The Red Devils.
Manchester United bermasalah dengan konsistensi musim ini. (AP Photo/Rui Vieira) |
MU baru sekali kalah dari tim penghuni enam besar di Liga Inggris. Sedangkan saat melawan tim-tim yang lebih lemah, pengoleksi 20 gelar di Liga Inggris sudah lima kali kalah.
Buruknya hasil MU lawan tim besar ditengarai karena Solskjaer tidak bisa meracik strategi yang tepat. Sebaliknya, manajer asal Norwegia itu lebih mudah melakukan pendekatan taktik counter attack kontra tim-tim besar seperti Liverpool, Manchester City, hingga Arsenal.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Meski bermain sebagai tamu, Liverpool yang main menyerang unggul penguasaan bola. The Reds mencatat persentase 68 persen berbanding 32 persen milik MU sepanjang pertandingan.
[Gambas:Video CNN]
Liverpool pun melakukan 10 usaha mencetak gol dan empat di antara mengarah ke gawang. Sementara itu, MU hanya melepaskan tujuh tembakan dan hanya dua yang mengancam gawang tim tamu.
Beruntung bagi tuan rumah dari empat tembakan ke gawang itu hanya satu yang berujung gol lewat Adam Lallana. Liverpool bahkan sempat tertinggal lebih dulu gara-gara gol MU yang dicetak Marcus Rashford.
Perbedaan dari dalam adu taktik Klopp dan Mourinho adalah cara kedua tim melakukan serangan. Tim kota pelabuhan rutin membangun serangan sejak dari lini belakang. Dua bek sayap, Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson kerap difungsikan sebagai playmaker permainan.
Saat menyerang, Liverpool bahkan hanya meninggalkan dua bek tengah dan satu gelandang bertahan. Pendekatan ofensif yang sejauh ini berjalan baik karena Liverpool jadi tim paling subur kedua di bawah Man City dengan torehan 50 gol.
Para pemain tengah ini dituntut memberikan umpan daerah agar Rashford atau Daniel James bisa leluasa menusuk ke kotak penalti lawan. Namun strategi ini kerap tidak berjalan saat menghadapi tim dengan garis pertahanan rendah yang sering diperagakan tim-tim kecil di Liga Inggris.
Duel Manchester United melawan Liverpool berakhir imbang di paruh pertama Liga Inggris. (AP Photo/Jon Super)
Manchester United bermasalah dengan konsistensi musim ini. (AP Photo/Rui Vieira)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian