Ahsan menahan rasa sakit untuk bangkit dan memastikan lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2020, Kamis (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulilah sudah tidak terlalu [terasa sakit] meski sudah tak berpengaruh di pertandingan," kata Ahsan.
Mohammad Ahsan (kanan) bermain di babak 16 besar Indonesia Masters dengan menahan rasa sakit. (Dok. PBSI) |
"Tidak ada terapi, dibiarkan saja. Sudah terbiasa jatuh," ucapnya sambil tertawa.
[Gambas:Video CNN]
Terkait kemenangan atas Yao/Han, Hendra menegaskan pertandingan tidak berjalan mudah. Perlawanan ketat yang diperlihatkan wakil Taiwan membuat Ahsan/Hendra harus fokus mencari poin demi poin.
"Gim kedua sempat unggul, tapi kami banyak melakukan kesalahan sendiri jadi lawan bisa bangkit lagi. Kami ketinggalan tapi kami tidak mau menyerah begitu saja meski tertinggal jauh kami tetap berusaha," terang Ahsan.
Pertemuan Fajar/Rian dengan Astrup/Rasmussen di perempat final Indonesia Masters 2020 bakal jadi yang ketiga. Di dua pertemuan sebelumnya, pasangan yang saat ini berada di peringkat keenam dunia itu kalah 0-2.
"Buat besok kami akan membalikkan kondisi dulu karena dari kemarin main rubber terus. Jaga fokus, jaga makan, dan istirahat. Kami kalah dua kali tapi kami tidak mau pikirkan itu. Kami akan belajar lagi kekurangan dan kelebihan lawan. Kami juga akan ngobrol dengan pelatih untuk mencari solusi," kata Rian.
Fajar/Rian melangkah ke babak perempat final usai mengalahkan Ou Xuan Yi/Zhang Nan 21-10, 12-21, dan 21-19 di babak 16 besar. (ttf/jal)
Mohammad Ahsan (kanan) bermain di babak 16 besar Indonesia Masters dengan menahan rasa sakit. (Dok. PBSI)