Greysia/Apriyani yang selalu meraih kemenangan dalam lima pertandingan terdahulu dengan Fruergaard/Thygesen tertinggal dalam perolehan angka pada gim pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasangan pelatnas Cipayung itu kemudian mengunci lawan di angka 15 dan menyamakan kedudukan pada skor 16-16. Kebangkitan tidak berlanjut. Kembali tertinggal setelah skor 17-17, Greysia/Apriyani menyerah 18-21.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi salah satu wakil tuan rumah di final Indonesia Masters 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Greysia/Apriyani baru mampu menjaga jarak setelah keunggulan 8-7. Keduanya memimpin 11-8 pada saat interval dan lanjut meraih poin demi poin. Skor 21-11 menjadi hasil akhir gim kedua. Laga berlanjut ke gim penentuan.
Kondisi pada awal gim ketiga mirip seperti pada gim sebelumnya. Greysia/Apriyani mencoba tampil menekan. Fruergaard/Thygesen pun kerap kesulitan bertahan secara konsisten.
Greysia/Apriyani cukup kukuh dalam membendung serangan lawan, namun kesalahan-kesalahan dari keduanya membuat poin Fruergaard/Thygesen bertambah. Jarak kedua pasangan tidak terlampau jauh, Greysia/Apriyani memimpin 11-9 pada saat interval.
Usaha keras Greysia/Apriyani mempertahankan keunggulan sempat kecolongan ketika Fruergaard/Thygesen meraih dua poin beruntun dan membuat kedudukan menjadi 13-13.
Lihat juga:Marcus/Kevin Juara Indonesia Masters 2020 |
Keunggulan 18-15 atas lawan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Fruergaard/Thygesen lantas meraih empat poin beruntun. Greysia/Apriyani kemudian menyamakan kedudukan 19-19 dan dua kali memaksa deuce. Setelah unggul 22-21, Greysia/Apriyani berhasil memastikan kemenangan 23-21. (nva)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi salah satu wakil tuan rumah di final Indonesia Masters 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)