Liverpool menaklukkan MU dengan skor 2-0 lewat gol Virgil van Dijk dan Mohamed Salah. Kemenangan tersebut mengantar Liverpool makin kukuh di puncak klasemen dengan selisih 16 poin.
Lihat juga:Serangan Bahu McGregor Disebut Khas Gangster |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pola permainan yang disusun oleh Ole Gunnar Solskjaer, MU berharap bisa bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat lewat Anthony Martial.
Gol Van Dijk menyulitkan langkah MU. (AP Photo/Jon Super) |
2. Kuasai Lini Tengah
Liverpool berhasil mendominasi lini tengah dalam laga lawan Manchester United. Niat MU menumpuk pemain tengah untuk membatasi ruang gerak pemain-pemain Liverpool tidak berhasil.
Alex Oxlade Chamberlain, Georginio Wijnaldum, dan Jordan Henderson tetap lebih dominan dalam penguasaan bola.
Beberapa serangan balik cepat yang disusun gelandang Liverpool bahkan menghadirkan peluang emas bagi The Reds. Bila saja David de Gea tidak tampil gemilang, Liverpool sudah mendulang lebih banyak gol.
[Gambas:Video CNN]
3. MU Gagal Manfaatkan Peluang
Di tengah buruknya performa MU, mereka punya dua peluang emas untuk mencetak gol. Pertama saat Andreas Pereira gagal menyambut bola sodoran dari Aaron Wan-Bissaka dan kedua saat tendangan Martial melayang di atas gawang padahal ia berdiri dalam posisi cukup terbuka.
Gol Van Dijk menyulitkan langkah MU. (AP Photo/Jon Super)