Laga ini merupakan pertemuan kedua bagi dua tim asal London. Pada pertemuan pertama, skuat arahan Frank Lampard menaklukkan The Gunners 2-1 di Stadion Emirates, 29 Desember 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Frank Lampard kurang greget membawa Chelsea tampil di kandang sendiri. (AP Photo/Ian Walton) |
Ironisnya lagi, tiga kali hasil buruk itu didapat ketika kalah bukan dari tim-tim besar Liga Inggris. Hanya satu kekalahan didapat dari tim besar yakni pemuncak klasemen sementara Liverpool 1-2.
Sementara tiga kali kekalahan kandang diderita dari West Ham United (0-1), Bournemouth (0-1), dan Southampton (0-2).
Chelsea saat kalah 1-2 dari Liverpool di Stadion Stamford Bridge. (AP Photo/Frank Augstein) |
Setelah membantai Burnley 3-0 di Stadion Stamford Bridge, Chelsea kalah 0-1 di markas Newcastle United 19 Januari.
Sedikit berbeda dengan catatan 12 kali laga kandang, The Blues justru menyabet tujuh kali kemenangan laga tandang sejauh ini. Sisanya adalah empat kali kalah dan sekali imbang.
Dua dari empat kekalahan itu pun diderita dari tim-tim besar yaitu Manchester United (0-4) dan Manchester City 1-2.
Chelsea ketika kalah 0-4 dari Manchester United di Stadion Old Trafford. (AP Photo/Dave Thompson)) |
Dari torehan gol, Chelsea juga jauh lebih produktif di markas lawan-lawannya. Total 25 gol mereka torehkan di laga tandang. Sementara di kandang sendiri, The Blues hanya mencetak 14 gol.
Dengan catatan gol tersebut, The Blues jauh lebih tajam ketika tampil di markas lawan-lawannya.
[Gambas:Video CNN]
Top skor Chelsea, Tammy Abraham juga lebih moncer mencetak gol ke gawang lawan di laga tandang.
Dari 13 gol koleksinya di Liga Inggris sejauh ini, dia menorehkan delapan gol di markas lawan. Tammy bahkan pernah mencetak hattrick saat membela Chelsea mengalahkan Wolverhampton Wanderers 5-2 di Stadion Molineux, 14 September 2019.
Tammy Abraham lebih banyak mencetak gol di kandang lawan ketimbang di Stamford Bridge. (AP Photo/Ian Walton) |
Torehan golnya itu sedikit melempem di kandang sendiri. Hanya lima gol yang dilesakkan di Stadion Stamford Bridge.
Chelsea yang sejak era Lampard banyak dihuni para pemain muda tampaknya lebih banyak menanggung beban di kandang sendiri.
Bukan tidak mungkin beban tersebut semakin bertambah lantaran duel kali ini bertajuk Derby London.
Sisanya adalah enam kali imbang dan tiga kali tumbang dari tim-tim tuan rumah di Liga Inggris. (jal)
Frank Lampard kurang greget membawa Chelsea tampil di kandang sendiri. (AP Photo/Ian Walton)
Chelsea saat kalah 1-2 dari Liverpool di Stadion Stamford Bridge. (AP Photo/Frank Augstein)
Chelsea ketika kalah 0-4 dari Manchester United di Stadion Old Trafford. (AP Photo/Dave Thompson))
Tammy Abraham lebih banyak mencetak gol di kandang lawan ketimbang di Stamford Bridge. (AP Photo/Ian Walton)