Keunggulan 3-1 pada leg pertama tidak membuat tuan rumah santai. Kevin de Bruyne dan kawan-kawan berusaha mencetak gol untuk menambah keunggulan secara agregat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepakan Fred coba dihalau pemain tuan rumah, bola melaju ke arah Nemanja Matic yang kemudian melepaskan tembakan voli kaki kiri yang menembus sisi kiri gawang tanpa mampu diantisipasi Claudio Bravo.
Kevin de Bruyne berduel dengan Fred. (AP Photo/Dave Thompson) |
Man City merespons ketertinggalan dengan sigap. Setelah babak pertama usai, anak asuh Pep Guardiola kembali mencoba mencetak gol penyama kedudukan pada babak kedua.
Situasi tak banyak berubah seperti pada paruh pertama laga. Tuan rumah terus menekan.
Memasuki sepertiga akhir waktu normal, MU harus bermain dengan 10 orang. Wasit memberi kartu kuning kedua kepada Matic yang mengganjal Ilkay Gundogan.
Dominasi Man City terus berlangsung. Pada menit ke-84 Aguero membuat bola bersarang di gawang MU, namun wasit tidak mengesahkannya karena penyerang asal Argentina itu berada dalam posisi offside.
Hingga akhir laga skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu tidak berubah. Kendati demikian Man City unggul 3-2 secara keseluruhan dan tetap berhak atas tiket ke final Piala Liga Inggris melawan Aston Villa.
Claudio Bravo; Kyle Walker, Rodri, Nicolas Otamendi, Joao Cancelo; Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, Bernardo Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling
Susunan pemain inti Manchester United:
David de Gea; Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw, Aaron Wan-Bissaka, Fred, Nemanja Matic, Brandon Williams; Jesse Lingard; Mason Greenwood, Anthony Martial
[Gambas:Video CNN]
(nva)
Kevin de Bruyne berduel dengan Fred. (AP Photo/Dave Thompson)