Di laga ini, kedua tim tampil hati-hati pada awal babak pertama sehingga membuat tidak banyak peluang tercipta. Peluang bersih bagi tuan rumah malah baru datang pada menit ke-23.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chelsea bukan tanpa peluang. Tim London Utara menebar ancaman melalui upaya Pedro Rodriguez, N'Golo Kante, dan Callum Hudson-Odoi tetapi tidak ada yang berujung gol. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Chelsea hanya butuh satu menit untuk unggul lebih dulu 1-0 di laga ini. Tendangan sudut Mason Mount berhasil disundul Antonio Rudiger ke pojok kanan gawang yang tidak bisa diantisipasi Kasper Schmeichel.
Keunggulan The Blues hanya bertahan enam menit karena Leicester bisa mencetak gol penyama kedudukan. Tendangan Harvey Barnes dari dalam kotak penalti usai menerima umpan Youri Tielemans bersarang ke pojok kanan gawang Caballero.
Sepuluh menit berselang, Leicester malah berbalik unggul 2-1. Umpan Tielemans disambut tendangan kaki kanan bek kiri, Ben Chilwell yang menggetarkan gawang Chelsea.
Skuat asuhan Frank Lampard berupaya keras untuk kembali menyamakan kedudukan. Upaya itu membuahkan hasil saat Antonio Rudiger mencetak gol keduanya pada menit ke-71.
Setelah itu, kedua tim silih berganti melakukan serangan untuk mengamankan tiga poin. Akan tetapi hingga laga usai skor imbang 2-2 tetap tidak berubah.
Susunan pemain
Leicester City (4-1-4-1): Kasper Schmeichel; Ricardo Pereira, Jonny Evans, Caglar Soyuncu, Ben Chilwell; Hamza Choudhury; Ayoze Perez, Youri Tielemans, James Maddison, Harvey Barnes; Jamie Vardy.
Chelsea (4-3-3): Willy Caballero; Reece James, Andreas Christensen, Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta; N'Golo Kante, Jorginho, Mason Mount, Callum Hudson Odoi, Tammy Abraham, Pedro. (jal)
