Peran Henderson nyaris tidak tergantikan di skuat Liverpool di Liga Inggris musim ini. Dari 25 pertandingan, Henderson hanya sekali absen saat Liverpool menang 3-1 atas Newcastle United. Ketika itu Henderson duduk di bangku cadangan.
Lihat juga:Resmi: Zulham Zamrun Bergabung ke Persib |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapasitas Henderson sentral untuk Liverpool dalam dua musim terakhir. Mantan pemain Sunderland itu merupakan penyeimbang skuat Liverpool dalam pertandingan.
Jordan Henderson punya peran sentral di skuat Liverpool. (AP Photo/Rui Vieira) |
Ketika membantu pertahanan, tekel suksesnya mencapai persentase 66 persen dari 53 tekel. Pertahanan Liverpool terbantu dengan 7 kali blok Henderson, 16 kali sapu bersih, dan 23 kali memotong bola lawan.
[Gambas:Video CNN]
Buah dari loyalitas dan kerja keras Henderson itu bakal terasa pada akhir musim nanti, ketika Liverpool mengangkat trofi Liga Inggris.
Saat ini The Reds diunggulkan untuk memenangi trofi Liga Inggris pertama mereka setelah 30 tahun. Mohamed Salah dan kawan-kawan kini unggul 22 poin atas Manchester City sebagai pesaing terdekat.
Henderson layak menyandang gelar Pemain Terbaik Liga Inggris, sebuah penghargaan individu yang belum pernah dirasakannya meski kerap nyaris membawa Liverpool juara, pada 2013/2014 dan 2018/2019.
Dalam dua musim terakhir, Pemain Terbaik versi PFA jatuh ke tangan pemain Liverpool. Mohamed Salah di musim 2017/2018 dan Virgil van Dijk di musim 2018/2019. Padahal, saat itu Liverpool tidak menjuarai Liga Inggris. (sry/bac)
Jordan Henderson punya peran sentral di skuat Liverpool. (AP Photo/Rui Vieira)