Pihak Formula E memastikan akan terus bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mencari alternatif sirkuit pengganti Monas.
Pencarian lokasi baru ini dilakukan setelah Sekretariat Negara (Setneg) tidak memberikan izin area dalam Monas jadi lintasan balap mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:3 Pemain yang Bangkit di Liverpool |
"Formula E terus berkoordinasi dengan perwakilan resmi kota untuk memindahkan balapan dari Monas dan menilai tempat-tempat lain yang layak," bunyi pernyataan Formula E kepada CNNIndonesia.com.
Formula E Jakarta tidak akan berlangsung di kawasan Monas. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
"Formula E dan penyelenggara Formula E Jakarta akan melanjutkan persiapan berdasarkan perubahan kondisi dan mempromosikan E-Prix. Dan pentingnya mengaungkan energi bersih serta kendaraan listrik sebagai solusi mengatasi polusi udara," tulis pihak Formula E.
Sebelumnya Deputy Director Communications Formula E Indonesia, Hilbram Dunar, menghormati keputusan Setneg meski menyayangkan Monas tak bisa tampil dalam ajang internasional.
"Kami hormati keputusan Komisi Pengarah. Sekarang kami fokus untuk mencari alternatif sirkuit baru," kata Hilbram.
"Sebenarnya tugas kami mendukung. Kami sudah komunikasi dengan FEO dan sedang persiapkan alternatif sirkuit. Tunggu kesepakatan FIA soal sirkuit dan FIA menunjuk IMI untuk mewakili mereka karena kami satu-satunya wakil FIA di Indonesia," ucap Sadikin.
[Gambas:Video CNN] (jal/har)
Formula E Jakarta tidak akan berlangsung di kawasan Monas. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)