Jones memulai karier di UFC lebih dari 11 tahun lalu. Tepatnya di UFC 87 saat menghadapi Andre Gusmao, Agustus 2008. Ketika itu Jones menang angka.
Lihat juga:Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petarung kelahiran Rochester tersebut akhirnya mengunjugi pusat latihan MMA, BombSquad guna menjadi petarung dan memilih meninggalkan pendidikannya di perguruan tinggi.
Jon Jones dididik dalam lingkungan keluarga yang religius. (Sean M. Haffey/Getty Images/AFP) |
UFC lalu mengontrak Jones. Di UFC, kemenangan pertama Bones, julukan Jones, terjadi pada 9 Agustus 2008 saat menang angka atas Andre Gusmao di UFC 87.
Pada Maret 2011 Jones meraih gelar juara UFC kelas berat ringan usai mengalahkan Mauricio Rua di UFC 128 lewat TKO.
[Gambas:Video CNN]
Dikutip dari Liveabout, Jones merupakan seorang anak pendeta di Gereja Pantekosta di New York, Arthur Jones Jr., dan ibunya yang bernama Camille Jones merupakan perawat.
Bersama tiga saudara kandungnya, Arthur Jones, Chandler Jones, Carmen, Jones didik dalam lingkungan keluarga yang religius. Namun Carmen meninggal akibat saat belum berusia 18 tahun.
Dalam bertarung di UFC Jones memiliki keahlian berduel di ground. Meski demikian, ia juga kerap mengeluarkan serangan dengan cara yang tak terduga. Caranya menyerang lawan sering brutal dan teartikal, baik dengan serangan siku atau tendangan berputar.
Saat ini Jones tengah bersiap melakoni UFC 247 melawan Dominick Reyes. Dalam pertarungan itu Bones ingin mencatatkan rekor 17 kemenangan beruntun. (sry)
Jon Jones dididik dalam lingkungan keluarga yang religius. (Sean M. Haffey/Getty Images/AFP)