Pertandingan nanti mungkin bukan jadi tolok ukur akan seperti apa Tim Merah Putih ke depan. Tetapi setidaknya muncul gambaran timnas seperti apa yang akan dibuat Shin Tae Yong ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shin Tae Yong masuk di saat Indonesia berada di dasar klasemen Grup G tanpa meraih poin dari lima pertandingan. Tidak hanya itu, Indonesia juga menjadi lumbung gol usai kebobolan 16 gol dan hanya mencetak 3 gol.
Usai resmi jadi pelatih Timnas Indonesia, akhir Desember 2019, Shin Tae Yong menyatakan siap membuat perubahan di Skuat Garuda. Perubahan itu akan dilakukan di berbagai aspek. Shin Tae Yong tidak ingin memberikan banyak harapan. Ia hanya mengatakan apa yang dirasa perlu untuk Timnas Indonesia.
Karena itu, pada akhir Desember lalu Shin Tae Yong juga pernah menyebut, secara teknik permainan Timnas Indonesia tidak buruk, hanya fisik yang kerap menurun di jelang pengujung pertandingan.
Meremajakan skuat jadi cara termudah Shin Tae Yong mengubah Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah) |
Untuk melawan Thailand Shin Tae Yong memanggil 34 nama yang merupakan kombinasi pemain senior dengan pemain muda, termasuk beberapa nama dari Timnas Indonesia U-19, seperti: Alfeandra Dewangga, Adi Satryo, hingga Irfan Jauhari.
Dalam 34 nama yang dipanggil itu, separuhnya atau 17 pemain merupakan pemain dengan usia di bawah 23 tahun. Dengan 12 di antaranya belum mendapatkan caps bersama timnas senior.
[Gambas:Video CNN]
Dari daftar tersebut, pemain paling muda dengan caps Timnas Indonesia cukup banyak adalah Saddil Ramdani yang baru berusia 21 tahun (9 caps).
Satu hal yang menarik dari nama-nama pemain tersebut adalah rata-rata usia 34 pemain itu. Rata-rata usia 34 pemain tersebut adalah 23,6 tahun. Angka tersebut jauh lebih muda dibanding skuat timnas Korea Selatan yang di bawa Shin Tae Yong ke Piala Dunia 2018 di Rusia, yaitu 26,5 tahun.
Rataan usia 26,5 tahun itu menempatkan Taegeuk Warriors berada di urutan ke delapan timnas dengan rata-rata usia paling muda dari 32 kontestan di Piala Dunia 2018.
Memudakan skuat Timnas Indonesia adalah perubahan paling mudah yang bisa dilakukan Shin Tae Yong untuk saat ini. Hal itu juga yang ia ungkapkan usai memantau pertandingan di turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020.
Rata-rata usia dari 34 nama yang diseleksi Timnas Indonesia, 23,6 tahun.(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
Dalam pandangan mantan pemain Seongnam FC itu, tim akan tampil bagus jika para pemainnya memiliki fisik yang bagus. Dengan begitu mental akan meningkat sehingga menunjang performa selama 90 menit di lapangan.
Untuk sementara, langkah pertama Shin Tae Yong di Timnas Indonesia jelang laga resminya sudah tepat. Membuat perubahan dengan meremajakan Timnas Indonesia.
Kiper boleh saja ditempati Andritany Ardhiyasa. Asnawi Mangkualam, Hansamu Yama, Bagas Adi atau Andy Setyo, hingga Ricky Fajrin mengisi empat kuartet di lini belakang.
Rachmat Irianto, Stafeno Lilipaly serta Febri Hariyadi bisa jadi nama yang dimainkan di sektor tengah. Sedangkan di lini depan ada Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, serta Ilija Spasojevic dimainkan di lini depan.
Hal-hal di atas pernah dilakukan Luis Milla ketika menangani Tim Merah Putih. Ketika itu Milla menggunakan pemain-pemain Timnas Indonesia U-23, sehingga permainannya lebih atraktif, taktis, dan lebih enak dilihat. (jun)
Meremajakan skuat jadi cara termudah Shin Tae Yong mengubah Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Rata-rata usia dari 34 nama yang diseleksi Timnas Indonesia, 23,6 tahun.(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)