Marquez adalah sosok istimewa dalam sejarah MotoGP. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu berdiri sejajar dengan para legenda balap motor seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, maupun Valentino Rossi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez sudah meraih delapan gelar juara dunia. (AP Photo/Gemunu Amarasinghe) |
Marquez berhasil mengatasi perlawanan dua kompatriotnya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Sedangkan Valentino Rossi hanya mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen pebalap.
Setelah tampil mengejutkan di musim perdana, Marquez bisa mempertahankan gelar pada musim berikutnya. Gelar juara dunia sempat lepas pada 2017 tetapi ia membayar lunas kegagalan itu pada empat musim berikutnya.
[Gambas:Video CNN]
Pebalap berusia 26 itu berturut-turut jadi juara juara dunia dari tahun 2016 hingga 2019. Tambahan empat gelar itu menggenapkan dominasi Marquez yang mengoleksi delapan gelar juara dunia.
Beragam kesuksesan itu membuat Marquez jadi 'musuh besar' bagi Rossi. Hal ini dikarenakan dominasi Marquez membuat beberapa rekor The Doctor terpecahkan.
Gelar juara dunia pertama yang diraih Marquez membuatnya unggul dari Rossi. Marquez jadi juara dunia saat berusia 20 tahun sedangkan Rossi baru bisa melakukannya saat menginjak usia 22 tahun.
Tiga gelar juara dunia yang diukir Marquez musim 2013, 2014, dan 2016 juga lebih baik dari Rossi. Pebalap yang terkenal liar saat berada di lintasan itu bisa meraih tiga gelar MotoGP saat masih berusia 23 tahun.
Usia Marquez saat meraih lima gelar tersebut satu tahun lebih muda saat Rossi lebih dahulu membuat catatan serupa.
Feliz cumpleanos Marquez! (jal/bac)
Marc Marquez sudah meraih delapan gelar juara dunia. (AP Photo/Gemunu Amarasinghe)