Cegah Virus Corona, Juventus vs Inter Tanpa Penonton

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 08:30 WIB
Cegah Virus Corona, Juventus vs Inter Tanpa Penonton Pertandingan Juventus vs Inter Milan dipastikan tanpa penonton. (AP Photo/Luca Bruno)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pertandingan dua klub papan atas Juventus vs Inter Milan di Liga Italia, Senin (3/2) dini hari WIB, bakal berlangsung tanpa penonton demi mencegah penyebaran virus Corona.

Seperti dikutip dari situs resmi Juventus dan Inter Milan, laga Nerazzurri melawan Bianconeri yang akan digelar di Stadion Juventus dipastikan berlangsung tertutup.

Operator Liga Italia, Lega Seri A, menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk dukungan kepada keputusan pemerintah pada 25 Februari 2020 yang berisi tentang tindak lanjut implementasi undang-undang keputusan nomor 6 23 Februari 2020 untuk mengambil langkah-langkah mendesak guna pengelolaan darurat epidemologis yang disebabkan COVID-19 (virus Corona).


Selain pertandingan Juventus vs Inter, terdapat laga-laga lain yang bakal digelar tanpa kehadiran penonton, yakni Udinese vs Fiorentina, AC Milan vs Genoa, Parma vs SPAL, dan Sassuolo vs Brescia.

Cegah Virus Corona, Juventus vs Inter Tanpa PenontonPertandingan Liga Italia terpengaruh kasus penyebaran virus Corona. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)
Pekan lalu tiga laga Liga Italia yang melibatkan Inter juga sudah ditunda lantaran virus Corona. Lega Serie A belum mengumumkan jadwal pengganti dari laga Inter vs Sampdoria.

Kasus virus Corona di Italia turut memengaruhi kehidupan sepak bola Negeri Pizza. Seorang pemain dari Pianese, anggota klub Serie C, dilaporkan tertular virus Corona.

[Gambas:Video CNN]

Sementara pemain belakang Sassuolo, Edoardo Goldaniga, berlatih terpisah dari rekan-rekannya karena penyebaran virus Corona di kampung halamannya di daerah Codogno. Goldaniga dilaporkan tidak akan bermain membela Genoa dalam laga melawan Milan akhir pekan mendatang.

Italia kini menjadi negara episentrum wabah virus corona di Eropa dengan data terakhir 655 orang terinfeksi, dan 17 meninggal. Beberapa kota di wilayah utara Italia juga diisolasi.


Sebagian besar kasus corona terjadi di Lombardy yang tak jauh dari Milan, Ibu Kota wilayah itu sekaligus pusat pariwisata dan mode Italia.

Sekitar 100 ribu warga di utara Italia, tepatnya Lombardy dan Veneto, menghadapi batasan untuk berpergian untuk sementara waktu dan larangan lainnya. (nva/nva)