Bagus Kahfi adalah salah satu pemain potensial masa depan Indonesia. Bakat dan kemampuan yang dimiliki, pemain Barito Putera itu menjadi salah satu pemain yang masuk proyek Garuda Select di Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagus mengungkapkannya dalam sebuah unggahan di media sosial beberapa hari lalu. Disertai foto mengenakan kostum Timnas Indonesia dengan peluh yang membasahi badan, Bagus mencurahkan isi hati.
Bagus Kahfi ketika memperkuat Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia 2018. (Dok. AFC) |
"Penting bagi saya untuk melanjutkan karier di Eropa karena jika saya pulang saya khawatir peluang ini akan menipis. Harapan saya jika bermain di Eropa karena saya ingin meningkatkan kualitas diri saya dalam bermain bola dan mengejar impian saya dari dulu," tulis Bagus dalam akun @baguskahfiii.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Bagus justru harus menerima kenyataan mengalami patah pergelangan kaki kiri dan pergeseran ligamen ketika menjalani laga Garuda Select menghadapi Reading U-18.
[Gambas:Video CNN]
Bagus salah posisi mendarat usai berebut bola sambil melompat berduel dengan Michael Stickland pada menit ke-25.
Cedera dipastikan menghambat performa Bagus. Pemain asal Magelang itu harus beristirahat dalam jangka waktu yang tidak pendek.
Kendati demikian, impian Bagus merumput di Eropa tak lantas buyar. Bagus memiliki peluang pulih yang besar.
Untuk fit 100 persen sekaligus menjaga ambisi besar bermain di Benua Biru, kini skill yang harus dimiliki Bagus adalah bersabar menjalani proses pemulihan bersama salah satu dokter spesialis terbaik di Inggris yang pernah menangani cedera David Beckham dan Wayne Rooney. (nva/bac)
Bagus Kahfi ketika memperkuat Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia 2018. (Dok. AFC)