Pertarungan kedua tim ini sarat gengsi, di mana The Citizens tengah mencoba menyaingi rival sekotanya itu.
Gary Neville-Paul Scholes
Mantan kapten MU Gary Neville tanpa ragu mencium rekan setimnya Paul Scholes di Etihad usai sang gelandang membobol gawang Man City lewat sundulan di menit-menit akhir memanfaatkan umpan Patrice Evra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mario Balotelli pernah jadi pusat perhatian di Derby Manchester. (AFP PHOTO / PAUL ELLIS) |
Selebrasi Balotelli yang menunjukkan kaus dalam bertuliskan 'Why Always Me' menjadi salah satu yang paling ikonis dalam Derby Manchester.
[Gambas:Video CNN]
Salto Wayne Rooney
Gol salto Wayne Rooney ke gawang Joe Hart dalam Derby Manchester pada Februari 2011 menjadi salah satu yang terkenal dalam pertemuan kedua tim, bahkan di Liga Inggris.
Bobolnya gawang Man City oleh Rooney itu bukan saja proses dan momennya yang apik, tapi juga memberikan kemenangan 2-1 untuk MU.
Kompany jadi penentu kemenangan Man City atas MU dalam derbi di Etihad pada musim 2011/2012. Kemenangan 1-0 itu membuat The Citizens menggeser MU di puncak klasemen pada pekan ke-36.
Perburuan gelar juara di musim tersebut makin panas. Berkat gol Kompany dan kemenangan atas MU itu juga Man City akhirnya juara Liga Inggris 2011/2012, atau yang pertama di era Premier League.
Van Persie pindah dari Arsenal ke MU pada 2012 demi bisa meraih gelar juara Liga Inggris. Langkah Van Persie tepat, karena di musim 2012/2013 MU juara Liga Inggris.
Salah satu penentu MU juara adalah kemenangan 3-2 atas Man City di pekan ke-16. Ketika itu Man City merupakan juara bertahan. Kemenangan MU atas Man City tersebut ditentukan lewat gol tendangan bebas Van Persie di menit ke-90. (sry/jal)
Mario Balotelli pernah jadi pusat perhatian di Derby Manchester. (AFP PHOTO / PAUL ELLIS)