Musim ini Rugani bisa dikatakan hanya sekadar pelapis dari Leonardo Bonucci dan Matthijs de Ligt, namun pemain 25 tahun itu memiliki potensi lebih dari sekadar pemain cadangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelemahan dalam kecepatan ditutup dengan kemampuan membaca permainan lawan. Penempatan posisi dan kepiawaian menjadi ball player juga turut menjadi nilai positif bek timnas Italia itu.
Daniele Rugani ketika berlaga di fase grup Liga Champions. (AFP/INA FASSBENDER) |
Selain digadang-gadang sebagai penerus bek Italia yang berada di Juventus, setelah era Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Andrea Barzagli, Rugani juga memiliki peluang menjadi kapten La Vecchia Signora pada masa depan.
[Gambas:Video CNN]
Untuk memastikan ban kapten Bianconeri melekat di lengannya, saat ini terlebih dahulu Rugani harus memastikan segera sembuh dari Covid-19.
Rugani terkena virus corona meski sejauh ini tidak menunjukkan gejala-gejala menderita penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut.
Negara semenanjung itu masih menjalankan kebijakan darurat virus corona. Total sudah ada 12.462 kasus positif virus corona di Italia dengan jumlah kematian 827 orang. (nva/jun)
Daniele Rugani ketika berlaga di fase grup Liga Champions. (AFP/INA FASSBENDER)