Bertanding di Birmingham Arena, Minggu (15/3) malam, Praveen/Melati bertarung sengit melawan Dechapol/Sapsiree dalam tiga gim. Sempat unggul 21-15 di gim pertama, Praveen/Melati kalah di gim kedua 17-21.
Kemenangan akhirnya ditentukan di gim ketiga, Praveen/Melati berhasil menuntaskan pertandingan dengan 21-8.
Kepastian mereka menjuarai turnamen bulu tangkis All England ini dikonfirmasi Badminton Indonesia dalam akun twitternya, Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sementara Dechapol/Sapsiree sukses ke final usai menaklukkan ganda Korea Selatan, Seo Seung Jae/Chae Yujung di semifinal.
Gelar All England ini merupakan gelar All England pertama bagi Praveen/Melati sejak mereka berpasangan. Sementara khusus bagi Praveen, ini adalah gelar kedua setelah sebelumnya ia sempat jadi juara bersama Debby Susanto di 2016.
(osc/osc)