Walau gagal juara di edisi kali ini, namun pencapaian Kevin/Marcus tersebut lebih baik dibandingkan dengan All England 2019 saat mereka kalah di babak pertama.
"Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena pada akhir gim kami sudah sempat unggul. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan enggak banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Kevin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Foreman: Mike Tyson Tak Mau Lawan Saya |
Marcus sendiri mengaku bersyukur dengan pencapaian mereka sebagai runner-up All England 2020. Marcus mengatakan performanya bersama Kevin di All England 2020 sudah bagus.
"Cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu gim pun. Mereka juga bermain rapat. Pada akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga," kata Marcus.
Kevin/Marcus baru sekali juara All England, pada 2020. (Dok. Humas PBSI) |
[Gambas:Video CNN]
Di gim penentuan, Kevin/Marcus tertinggal 0-6. Endo/Watanabe secara konsisten terus memimpin pertandingan. Kevin/Marcus berhasil unggul satu poin di posisi kritis 19-18. Akan tetapi tiga poin beruntun harus hilang dari tangan pasangan Indonesia. Endo/Watanabe pun sukses memastikan kemenangannya.
Lihat juga:PSG Rela Jual Murah Neymar Rp2,4 Triliun |
Dengan Kevin/Marcus jadi runner-up, Indonesia dipastikan pulang dengan satu gelar juara dari All England 2020 lewat ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (sry/jal)
Kevin/Marcus baru sekali juara All England, pada 2020. (Dok. Humas PBSI)