Susy memuji keberhasilan Praveen/Melati menjadi juara All England 2020. Keberhasilan itu dianggap Susy sebagai bukti kemampuan Praveen/Melati.
Lihat juga:Gelar Liverpool Terancam, Klopp Tetap Santai |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sukses Praveen/Melati menjadi juara All England membuat mereka naik ke posisi keempat dunia, menggeser Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Kemenangan di All England juga membuat Praveen/Melati melanjutkan tren positif di turnamen Eropa karena pada akhir tahun lalu mereka menang di Denmark dan Prancis.
Sementara itu terkait kekalahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Susy menganggap hal itu dipengaruhi penampilan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang berada dalam kondisi terbaik. Kevin/Marcus kini telah menelan enam kekalahan beruntun dari Endo/Watanabe.
"Mereka [Endo/Watanabe] benar-benar bermain bersih, sedangkan kami [Kevin/Marcus] kurang beruntung]," tutur Susy. (ptr/har)
