Rossi masih memegang teguh rencana melihat kemampuan diri berkompetisi pada beberapa balapan awal MotoGP 2020 sebelum memutuskan masa depan kariernya, seperti yang dikatakan sejak beberapa bulan lalu sebelum virus corona merebak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi belum mau memutuskan kelanjutan karier di MotoGP sebelum melihat kemampuan di MotoGP 2020. (Mohd RASFAN / AFP) |
"Sangat penting untuk melakukan balapan sebanyak mungkin, tetapi tidak penting jika kami tidak melakukan 20 balapan. Bisa saja ada balapan ganda [dua balapan di tiap seri balap], seperti di Superbike."
"Paling tidak dibutuhkan 13 balapan untuk sebuah kejuaraan, dan untuk memenuhinya tidak bakal cukup jika menggunakan format yang ada sekarang. Kita akan lihat apa yang akan dikatakan [CEO Dorna, Carmelo] Ezpeleta dan apa yang terjadi dengan virus itu," ucap Rossi dikutip dari Marca.
Rossi saat ini masih menjalani karantina di kampung halamannya, Tavullia. Italia menjadi salah satu episentrum virus corona dan lockdown diberlakukan di negara Eropa Selatan tersebut hingga Rossi menyebut situasinya seperti zona perang.
Sementara dampak virus corona pada jadwal MotoGP 2020 telah memastikan tidak ada balapan di Qatar dan penundaan MotoGP Amerika Serikat, Thailand, dan Malaysia.
![]() |
Valentino Rossi belum mau memutuskan kelanjutan karier di MotoGP sebelum melihat kemampuan di MotoGP 2020. (Mohd RASFAN / AFP)
