Rasa khawatir dan takut menyelimuti Fajar yang akrab disapa Pace sepulang dari Inggris pada Sabtu (21/3). Bagaimana tidak, sampai Minggu (22/3) sudah ada 514 orang di Indonesia yang dinyatakan positif corona, 48 di antaranya meninggal dunia dan 29 lainnya sembuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada arahan ke Fajar secara tegas untuk memeriksakan lebih lanjut kondisi kesehatan. Fajar yang bakal berusia 18 tahun pada 29 Mei mendatang hanya diminta untuk tidak latihan dan bepergian untuk hal yang tidak penting selama 14 hari setelah kepulangan dari Inggris.
![]() |
Meskipun tidak ada arahan baik dari PSSI, Garuda Select, maupun pihak otoritas lainnya, Fajar mengaku bakal tetap menjalani pemeriksaan awal virus corona untuk memastikan kondisi tubuh. Saat ini Fajar masih menunggu jadwal pemeriksaan dari pihak rumah sakit yang menjadi rujukan.
"Tes ini inisiatif dari saya sendiri saja. Tapi kapan tesnya masih nunggu waktunya," ucap Pace.
![]() |
UN untuk SMA/MA dijadwalkan digelar pada 30 Maret sampai 2 April. Sejauh ini Fajar mengaku belum dapat informasi terkait penundaan UN yang bakal dijalaninya.
[Gambas:Video CNN]
"Saya sendiri saat ini masih terus koordinasi sama sekolah mengenai UN dan kalau diundur, ya terima saja karena situasi saat ini masih begini. Saya juga masih punya kesempatan mengerjakan tugas-tugas yang kemarin sempat saya lewatkan saat di Inggris," ujar Pace.
Selama Fajar dan keempat pemain lain pulang ke Indonesia, agenda pertandingan Garuda Select di Inggris sedang mengalami penangguhan sementara akibat wabah corona. Untuk Maret 2020, Garuda Select masih punya satu agenda pertandingan menghadapi Leicester City U18 pada Sabtu (28/3).

