Stockton hadir di zaman NBA masih lekat dengan loyalitas seorang pemain bintang. Stockton adalah pemain yang terus bertahan bersama Utah Jazz, dari awal hingga akhir kariernya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John Stockton hanya membela Utah Jazz dalam kariernya di NBA. (GEORGE FREY / AFP) |
Kidd 'hanya' mencetak 12.091 assist sedangkan Nash membukukan 10.335 assist dalam perjalanan kariernya.
Begitu juga halnya dengan steal. John Stockton perkasa dengan catatan 3.265 steal. Keahlian membaca situasi dan permainan lawan membuat ia punya catatan steal yang juga masih sulit dikejar oleh pebasket lain di NBA hingga dua dekade berlalu.
Chris Paul lagi-lagi jadi satu-satunya pebasket aktif yang punya catatan paling dekat dengan Stockton. Chris Paul saat ini menorehkan 2.220 steal alias ia masih butuh lebih dari 1.000 steal untuk melampaui catatan milik Stockton.
Bukan hanya assist, John Stockton juga lihai dalam steal. (GEORGE FREY / AFP) |
"Saya hanya bermain. Keputusan saya di lapangan benar-benar berdasarkan tipe pemain yang ada di sekitar saya dan kebutuhan permainan yang diperlukan," ucap Stockton, dikutip dari Deseret News.
Dengan pola pikir sederhana itu justru lahir variasi assist dari Stockton yang sulit ditebak oleh defense lawan.
Lahir di Generasi Emas
Stockton datang ke NBA pada draft 1984. Draft tersebut diisi oleh pemain-pemain top NBA macam Hakeem Olajuwon, Michael Jordan, dan Charles Barkley.
Stockton dipilih Utah Jazz dan sejak itu menjelma jadi point guard andalan Utah Jazz.
Salah satu catatan bukti keandalan Stockton adalah keberhasilannya jadi pencetak assist terbanyak dalam rataan per gim selama sembilan musim beruntun, mulai dari 1987/1988 hingga 1995/1996.
Lihat juga:Mike Tyson Ingin Berduel Melawan Mayweather |
Meski punya catatan gemilang di individu dan bersama tim nasional Amerika Serikat, Stockton kurang beruntung dalam perjuangan meraih juara NBA.
John Stockton dua kali kalah di final NBA. (GEORGE FREY / AFP) |
Setelah di era 80-an mereka selalu kalah bersaing dengan Los Angeles Lakers yang mendominasi wilayah barat, kesempatan terbaik Stockton untuk jadi juara NBA ada di tahun 1997 dan 1998 saat Jazz jadi juara wilayah barat.
Namun dengan menghadapi Chicago Bulls yang diperkuat Michael Jordan dan Scottie Pipen, Stockton bersama Karl Malone dan pemain Jazz lainnya seolah jadi tokoh antagonis di final tersebut.
Meski ia gagal menghadirkan gelar juara untuk Jazz, namanya harum sebagai legenda di kota tersebut lewat bentuk abadi nomor 12 yang tak bakal dipakai lagi.
Selamat ulang tahun, John Stockton! (ptr/bac)
John Stockton hanya membela Utah Jazz dalam kariernya di NBA. (GEORGE FREY / AFP)
Bukan hanya assist, John Stockton juga lihai dalam steal. (GEORGE FREY / AFP)
John Stockton dua kali kalah di final NBA. (GEORGE FREY / AFP)