Brigss bekerja sebagai mekanik Rossi selama 20 tahun mulai dari Honda, Yamaha, hingga Ducati. Sebelumnya pria asal Australia itu enam tahun bekerja sebagai mekanik Mick Doohan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya dalam tiga hari, Rossi sudah tahu semua nama [kru] kami. Dia tahu apakah kami punya kekasih atau istri, apakah kami punya anak dan apa yang mereka lakukan. Dia sangat dekat dengan kami, dan itu hebat. Ada pebalap yang bekerja dengan tim untuk beberapa tahun, dan mereka bahkan tidak tahu nama atau keluarga mekanik," ucap Briggs.
Fabio Quartararo dianggap masih perlu fokus di MotoGP. (Mohd RASFAN / AFP) |
"Rossi semakin cepat jika dia senang. Dia suka bercanda, bercanda mengenai apapun. Cara dia melakukan wawancara atau balapan, sama dengan cara dia menjalani hidup. Dia sangat lucu. Dia punya mental berpikir yang tidak pernah saya temukan. Dia mengendalikan semua hal. Saya tidak pernah melihat dia panik," ucap Briggs.
[Gambas:Video CNN]
"Pebalap lain yang masih dalam tahap belajar, seperti Fabio Quartararo, harus tetap fokus untuk membuktikan diri dia bisa menang. Mental membalap adalah mereka yang mampu mengantisipasi apa yang akan terjadi," ujar Briggs.
"Yang saya banyak belajar dari Rossi adalah dia tidak pernah menyerah. Selama 20 tahun bersama kami melalui balapan yang fantastis dan juga buruk. Saya tidak pernah melihat dia, bahkan sekali saja, menendang tembok atau melempar helm," ucap Briggs.
[Gambas:Video CNN] (sry)
Fabio Quartararo dianggap masih perlu fokus di MotoGP. (Mohd RASFAN / AFP)