Tak banyak yang mengingat jelas saat Roberto Carlos berkostum Inter Milan. Perkenalan Roberto Carlos pada dunia mungkin terjadi ketika ia tampil bersama Brasil di Tournoi de France, turnamen pemanasan Piala Dunia 1998 yang digelar setahun sebelumnya.
Lihat juga:Rossi vs Marquez Duel MotoGP Virtual 2020 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol Roberto Carlos di Tournoi de France 1997 membuat namanya dikenal dunia. (AFP/VINCENT AMALVY) |
"Sejujurnya, sampai saat ini saya tak tahu bagaimana saya melakukan hal itu. Itu adalah gol indah. Butuh latihan dan kerja keras sepanjang karier. Namun kerja keras itu terbayar karena saya bisa mencetak gol indah yang jadi momen spesial buat saya," kata Roberto Carlos dikutip dari ESPN.
Roberto Carlos masuk jadi bagian skuat Brasil di Piala Dunia 2002. (AFP/ANTONIO SCORZA) |
Menilik kesimpulan tersebut, gol Roberto Carlos tidak akan terjadi bila jarak tendangan bebas tersebut beberapa meter lebih dekat dari gawang karena jarak lintasan bola untuk berbelok tidak akan cukup pas saat menuju ke gawang. Bila kekuatan tendangan berkurang, efek putaran tak terduga bola juga tak mungkin bisa terjadi.
"Saya tak pernah mencoba menendang seperti itu lagi karena saya tahu saya tidak akan bisa mencetak gol seperti itu lagi. Banyak penendang bagus saat ini dan mungkin suatu hari nanti akan ada yang mencetak gol serupa," ujar Carlos.
Roberto Carlos masuk dalam Real Madrid era Los Galacticos. (AFP/CHRISTOPHE SIMON) |
Perkenalan Roberto Carlos pada dunia di Tournoi de France berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Roberto Carlos yang identik dengan Real Madrid punya ciri permainan yang khas. Punya lari cepat dan tendangan yang keras.
Di Real Madrid, Roberto Carlos mencetak banyak gol lewat kekuatan tendangan kaki kirinya. Gol-gol yang lahir dari kaki Roberto Carlos benar-benar memuaskan mata pencinta sepak bola.
Posisi Roberto Carlos di Real Madrid pun tak terlalu banyak dikenal sebagai bek yang jago bertahan. Roberto Carlos lebih dinantikan saat melakukan overlap atau jadi eksekutor tendangan bebas.
Roberto Carlos bersama Zinedine Zidane setelah memenangkan Liga Champions 2002. (AFP/CHRISTOPHE SIMON) |
Hal yang sama juga terjadi di tim nasional Brasil. Roberto Carlos adalah tokoh utama Brasil di era emas skuat Selecao yang berisikan Ronaldo, Ronaldinho, dan Rivaldo. Kombinasi Cafu dan Roberto Carlos sebagai fullback membuat Brasil selalu tampil menyerang.
Roberto Carlos pun bisa mengakhiri karier dengan gembira karena telah memenangkan seluruh gelar bergengsi untuk pesepakbola. Di level klub, Roberto Carlos pernah jadi juara La Liga, Liga Champions, Piala Super Eropa, hingga Piala interkontinental.
Di Brasil, Roberto Carlos memenangkan Copa America, Piala Konfederasi, hingga Piala Dunia.
Roberto Carlos punya modal bagus untuk jadi pemain yang bergerak lebih ofensif. (AFP PHOTO / PATRICK KOVARIK) |
Bale awalnya berposisi sebagai bek kiri, maju sebagai gelandang kiri, dan akhirnya kini dikenal sebagai penyerang sayap.
Selamat ulang tahun, Roberto Carlos! (ptr/har)
Gol Roberto Carlos di Tournoi de France 1997 membuat namanya dikenal dunia. (AFP/VINCENT AMALVY)
Roberto Carlos masuk jadi bagian skuat Brasil di Piala Dunia 2002. (AFP/ANTONIO SCORZA)
Roberto Carlos masuk dalam Real Madrid era Los Galacticos. (AFP/CHRISTOPHE SIMON)
Roberto Carlos bersama Zinedine Zidane setelah memenangkan Liga Champions 2002. (AFP/CHRISTOPHE SIMON)
Roberto Carlos punya modal bagus untuk jadi pemain yang bergerak lebih ofensif. (AFP PHOTO / PATRICK KOVARIK)